Suara.com - Cuplikan film Barbie yang menampilkan peta dunia di mana kawasan Laut China Selatan sebagai wilayah kekuasaan China memuat Vietnam marah. Menurut negara tersebut peta kawasan yang digambarkan itu adalah kekuasaan negara mereka. Akibatnya, negara itu memutuskan memboikot pemutaran film Barbie.
Pernyataan pihak Warner Bros yang dinantikan akhirnya memberikan klarifikasi. Menurut mereka peta dunia itu merupakan karya anak-anak kecil dan seharusnya tidak ditanggapi secara serius.
Mereka juga tidak bermaksud memberikan pernyataan bahwa wilayah itu milik China. "Peta di Barbieland itu adalah gambar krayon anak-anak. Corat-coret yang menggambarkan perjalanan khayalan Barbie dari Barbie Land ke 'dunia nyata'. Itu tidak dimaksudkan untuk membuat pernyataan apa pun," kata pihak Warner Bros dilansir dari Variety pada Jumat (7/7).
Jawaban Warner ini belum ditanggapi langsung oleh pemerintahan Vietnam. Seperti yang diberitakan sebelumnya, cuplikan adegan film Barbie yang menampilkan peta dunia hebohkan media Vietnam.
Melansir Reuters, gambaran peta itu membuat sembilan garis putus-putus berbentuk abjad U.
Video Editor: Aris
Berita Terkait
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Paramount Tegas Akuisisi Warner Bros., Tawaran Naik Jadi U$30 Per Lembar
-
Setahun Barbie Shu Meninggal, Momen Jerry Yan dan Vic Chou Kunjungi Makamnya Bikin Heboh!
-
Resmi Beli Warner Bros., Netflix Bayar Rp1.402 Triliun Secara Tunai
-
Setahun Barbie Hsu Wafat, DJ Koo Ternyata Masih Setia Datangi Makam Sang Istri Tiap Hari
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Pakar UI Ingatkan Indonesia Waspadai 'Akal Bulus' Israel dalam Rekonstruksi Gaza
-
Alumni LPDP Bangga Anak Bukan WNI, Melaney Ricardo Beri Sindiran Keras
-
Drama Kasus Tual: Kenapa Kapolda Maluku Kejar Tenggat Waktu Pelimpahan Berkas Bripda Siahaya?
-
MUI: Kalau Barang Amerika Masuk Tanpa Label Halal Jangan Dibeli!
-
Kontrak Freeport Diperpanjang, Bahlil: Saham Indonesia Jadi 63 Persen Pada 2041
-
Tanggapan Purbaya, Kemenkeu Klarifikasi soal Gugatan Guru Honorer untuk Anggaran MBG UU APBN 2026
-
Tarif Trump Berubah Jadi 10 Persen, Seskab Teddy: Kita Sedia Payung Sebelum Hujan
-
Pramono Anung Respons Keluhan Warga, Lapangan Padel Bermasalah Akan Ditertibkan
-
Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes
-
Anggaran Pendidikan 2026 Naik, Mendikdasmen Pastikan MBG Tak Kurangi Dana Sekolah