Suara.com - Lembaga survei Indopol merilis soal tanggapan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi dan jajarannya di akhir masa jabatan. Hasilnya, Jokowi mendapatkan rapor merah dari survei tersebut.
Direktur Eksekutif Indopol Survei, Ratno Sulistyanto menyebut turunnya persepsi publik terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi tampak dalam sejumlah indikator.
Salah satunya pemberantasan korupsi yang turun hingga 7,2 persen sejak Juni 2023 dari 60,48 persen menjadi 53,3 persen.
"Begitu pula dengan pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang juga mengalami tren menurun sejak Juni 2023 sebesar 6,29 persen dari 74,11 persen menjadi 67,82 persen," ujarnya kepada wartawan, Senin (27/11/2023).
Selain itu, kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin pada November 2023 juga mengalami penurunan terutama di bidang pembukaan lapangan kerja hanya 49,76 persen serta penanganan pengangguran dan kemiskinan 49,44 persen.
Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah setelah pelanggaran berat yang dilakukan eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman hingga dijatuhkan vonis oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK). SImak video lengkapnya!
Creative/VO/Editor: Abhi/Liv
Berita Terkait
-
Tak Sekadar Silaturahmi: AHY Sebut Pertemuan Prabowo Bareng Mantan Presiden Punya Misi Khusus
-
Nyai Hj. Hindun Susilowati, Sosok Pengasuh Ponpes Al Muayyad Solo Wafat
-
Tinggalkan Istana Usai Pertemuan: AHY Antar SBY, Gibran Satu Mobil Bareng Jokowi
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Dugaan Manipulasi IPO dan Transaksi Semu, OJK Geledah Kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Sita Bukti Percakapan Hingga 5 Unit Mobil
-
Viral di Madura, Jenazah Disebut Tak Boleh Dikubur Sebelum Utang Rp215 Juta Lunas
-
Tips Memilih Olahraga yang Aman saat Berpuasa
-
Paus Minta AS Hentikan Serangan di Timur Tengah, Trump Justru Bersiap Tingkatkan Operasi
-
SBY Wanti-wanti Konflik Iran vs AS-Israel Merembet Jadi Perang Dunia III
-
Sikapi Konflik Iran-AS, Rhoma Irama: Dunia Ini Hanya Permainan dan Senda Gurau
-
Rusia, China, dan Korea Utara Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Arab Saudi Cegat 5 Drone, Ketegangan Timur Tengah Meningkat
-
Terekam CCTV Polisi Tembak Remaja di Makassar, Korban Meninggal Dunia