Suara.com - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mencuri perhatian saat menggelar apel pagi bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Balai Kota Bogor, Senin (16/6). Tanpa diduga, setelah apel selesai, Jenal mengajak seluruh peserta untuk melakukan push-up bersama.
Sebanyak 10 kali push-up dilakukan secara serentak oleh para ASN, termasuk Jenal sendiri. Aksi ini bukan sekadar olahraga pagi, melainkan bentuk refleksi atas kondisi Kota Bogor yang dinilai masih semrawut.
"Kota ini masih belum tertib. Kemacetan, pedagang kaki lima yang semakin marak—ini tanggung jawab kita semua," ujar Jenal di hadapan para pegawai.
Ia menegaskan bahwa setiap ASN memiliki peran penting dalam mewujudkan perubahan. Komitmen mereka, kata Jenal, adalah bagian dari sumpah jabatan yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
Dalam kesempatan tersebut, Jenal juga menekankan pentingnya melanjutkan program "Deudeuh Ka Lembur" yang menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat.
Video Editor: Fara
Berita Terkait
-
Tasteclopedia Novotel Bogor, Pengalaman Iftar Ramadan 2026 Jelajah Sejarah Kuliner Nusantara
-
Klasemen IBL 2026 Jelang Pekan Keenam: Satria Muda di Puncak, Pelita Jaya Menguntit
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Bunga Bangkai Raksasa Kembali Mekar di Kebun Raya Bogor
-
Prabowo Teken Keppres Cuti Bersama 2026, Total Ada 8 Hari
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Jawab Moodys, Purbaya Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
Dompet Terisi, Tapi Belanja Sepi? Potret Konsumen Indonesia Saat Ini
-
Dokter Detektif Yakin Richard Lee Kalah di Sidang Praperadilan
-
Ahmad Dhani Buka Restoran Baru Bintang Lima, Blak-blakan Soal Modal
-
Rapim TNI-Polri, Prabowo Tekankan Pengabdian untuk Rakyat
-
Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI
-
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, Sebut Prabowo Sadari Risiko BoP
-
Eko Patrio dan Keluarga 'Siap' Kembali ke Rumah, Pasca Penjarahan 6 Bulan Lalu
-
Nonaktif dari Anggota DPR, Eko Patrio Kini Punya Tugas Baru
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi