Video / News
Selasa, 10 Februari 2026 | 11:18 WIB

Suara.com - Daya beli masyarakat sebenarnya masih terjaga. Namun, konsumsi justru cenderung tertahan. Bukan karena tidak punya uang, melainkan karena biaya hidup yang makin terasa, ketidakpastian ekonomi, serta sikap lebih berhati-hati sejak pandemi.

Senior Analyst NEXT Indonesia Center, Sandy Pramuji, menilai konsumen saat ini lebih defensif dalam mengelola keuangan.

Uang ada, tapi belanja ditahan demi menjaga rasa aman secara finansial. Secara data, konsumsi rumah tangga masih relatif stabil dan tetap menjadi penopang ekonomi nasional.

Namun, tekanan mulai muncul dari sisi pendapatan. Pada paruh kedua 2025, kenaikan upah tidak mampu mengimbangi inflasi. Agustus 2025 mencatat upah naik 1,94 persen, sementara inflasi mencapai 2,31 persen, sehingga penghasilan riil terasa menyusut.

Kondisi ini juga tercermin dari Indeks Penghasilan Saat Ini Bank Indonesia yang sempat melemah, menandakan penghasilan rumah tangga makin tergerus biaya hidup.

Ke depan, tantangannya bukan hanya menjaga konsumsi, tapi memastikan pendapatan masyarakat tumbuh lebih kuat dan benar-benar terasa di kantong.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Anura/Vanya

Load More