Video / News
Minggu, 01 Februari 2026 | 18:00 WIB

Suara.com - Tragedi tanah longsor yang terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menelan korban jiwa serta menyebabkan kerusakan parah.

Pakar Mitigasi Bencana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Hendro Murtianto, menjelaskan bahwa peristiwa ini didominasi oleh faktor alam, bukan semata akibat alih fungsi lahan.

Kombinasi curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus serta kondisi internal tanah memicu pergerakan massa tanah hingga menyebabkan longsor.

Selain itu, Hendro mengungkapkan adanya ancaman geologis dari kawasan Gunung Burangrang yang merupakan bagian dari gunung api purba Gunung Sunda.

Karakteristik geologi tersebut membuat wilayah Cisarua memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana longsor, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Load More