Suara.com - Quinn Salman menjadi salah satu artis muda yang diprediksi kariernya bakal moncer di industri hiburan Indonesia. Meski baru berusia 14 tahun, bakat Quinn banyak mendapat pujian dari sejumlah film dan teater yang pernah ia mainkan, juga di dunia musik.
Nama Quinn Salman mulai dikenal sejak bocah 14 tahun ini bergabung menjadi satu-satunya aktris cilik dalam film Petualangan Sherina 2 yang tayang pada 2023 lalu.
Anak dari pasangan Wiwied Salman dan Boy Salman ini mulai menunjukkan minatnya pada dunia seni sejak usia lima tahun. Quinn Salman kecil sangat suka bernyanyi hingga orangtuanya membuatnya kanal YouTube, yang kini punya ratusan ribu subscribers.
Mengawali karier sebagai penyanyi, Quinn Salman lalu tertantang untuk mengasah bakat beraktingnya. Pertama kali dia berperan di Musikal Petualangan Sherina 2022 sebagai tokoh Sherina.
BACA JUGA: Usai Petualangan Sherina 2, Quinn Salman Kembali Bintangi Teater Musikal Keluarga Cemara
Terkini, Quinn Salman bermain di Pertunjukan Panggung Musikal Keluarga Cemara memerankan tokoh Ara. Pertunjukkan teater Keluarga Cemara akan berlangsung pada 21 Juni hingga 14 Juli 2024 di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan.
Lantas bagaimana perjalanan karier Quinn Salman di dunia hiburan? Bagaimana cara dia membagi waktu untuk sekolah dan bekerja?
Berikut hasil interview Suara.com dengan Quinn Salman.
Apa alasan Quinn Salman bermain teater musikal?
Sebenarnya awalnya itu karena aku nonton, karena aku nonton teaternya, aku kan sempat nonton pertama kali kamu musikal tuh musikal Petualangan Sherina. Pas aku lihat tuh aku sudah ngomong 'aku pengin deh main musikal' gitu, ingin main mungkin sebagai Sherina-nya.
BACA JUGA: Indonesia Kids Festival 2023 Hadirkan Quinn Salman hingga jadi Wadah Bermain Anak-anak
Alhamdulillah (kesampaian) berperan sebagai Sherina di 2022. Dan ternyata pas aku berada di musikal itu ternyata seru, ternyata begini ya main musikal, bisa bukan menjelajahi nyanyi doang, bukan aktingnya, tapi semuanya nyanyi, akting, dance makanya seru banget.
Perasaan Quinn Salman bisa bermain di teater musikal? Apa membuat ketagihan?
Aku senang banget. Akhirnya aku bisa dapat proyek musikal lagi, apalagi ini proyek musikal Kelurga Cemara. Kebetulan aku juga sudah suka banget sama filmnya, film Keluarga Cemara, aku juga sudah suka sama karakternya, suka sama Ara, lagu-lagu dan ceritanya juga keren-keren banget jadinya aku bangga banget bisa ada di proyek musikal ini.
Apa ada kesulitan yang dihadapi Quinn Salman bermain di musikal?
Sejauh ini sih masih aku enjoy aja gitu, enjoy karena aku memang suka banget sama musikal, jadi mau nanti capek, mau nanti apa yang penting kita enjoy.
Yang penting aku suka sama apa yang aku lakuin. Aku suka nyanyi, akting, dance dan juga kan aku dibantu sama kakak-kakak semuanya, dibantuin sama banyak orang, jadinya dapat keluarga baru juga. Jadi seru banget deh.
Sudah bekerja di usia muda, apa rasanya?
Kalau aku sih nganggap ini kayak bukan kerjaan sih, kayak malah liburan aku tuh di musikal ini. Karena juga alhamdulillah aku dapat keluarga baru yang benar-benar semuanya tuh aku sudah anggap kayak Abah aku, sudah anggap papa sendiri, kakak Teteh Euis seperti kakak sendiri sama juga semuanya.
Jadi kayak spend the with the family aja gitu, spend the time-nya dengan hal-hal yang aku suka kayak nyanyi, akting, dan dance. Ini semuanya aku suka jadi senang banget di bulan ini bisa diisi dengan proyek musikal ini.
Bagaimana cara Quinn Salman membagi waktu sekolah dan bekerja?
Bagi waktu dengan sekolah sih yang penting tanggung jawab aja dan alhamdulillah latihannya juga banyak yang enggak bentrok sama jadwal sekolah.
Jadi misal habis sekolah baru latihan baru nanti paginya sekolah lagi gitu. Yang penting kerjain tugas, tetap belajar di rumah, mau sampai malam pun aku juga biasa tetap belajar biar besok nggak ketinggalan.
Tantangan yang dihadapi Quinn Salman sebagai seorang pelajar sekaligus aktris?
Tantangan sih sebenarnya ada ya, mungkin kayak misalnya kalau pulangnya malam agak capek, biasanya tidurnya kurang cukup. Tapi menurut aku kayaknya semuanya bisa diatasi, semuanya bisa dijalani, yang penting semangat. Pokoknya yang penting suka deh sama hal yang dilakukan, happy gitu jadinya dibawa enjoy aja gitu.
Berita Terkait
-
Drama Musikal Keluarga Cemara: Kisah Pertemuan Abah dan Emak Terbongkar
-
Usai Petualangan Sherina 2, Quinn Salman Kembali Bintangi Teater Musikal Keluarga Cemara
-
Indonesia Kids Festival 2023 Hadirkan Quinn Salman hingga jadi Wadah Bermain Anak-anak
-
Profil Quinn Salman, Penyanyi Lagu Tiba-Tiba yang Viral di Tik Tok
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anhar Sudrajat, Lihai Membaca Masa Depan Kunci Sukses Metland
-
Sekjen ATSI Merza Fachys: Operator Siap Laksanakan Registrasi SIM Biometrik, Tapi...
-
Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia
-
Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!
-
Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia
-
Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z
-
Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban
-
Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital
-
Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down
-
Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam