SuaraBandung.id - Lokasi eksekusi mati Brigadir J berada di rumah dinas Kadiv Propam Polri di Duren 2. Akan tetapi, pemicu tentang rencana pembunuhan Brigadir J ada di tempat lain.
Pemicu adanya pembunuhan Brigadir J, rupanya sudah terjadi di lokasi lain sekitar satu jam lamanya.
Pembicaraan tentang kemungkinan adanya pemicu Irjen Ferdy Sambo menjadi pencabut nyawa Brigadir J ini sudah dikantongi Komnas HAM.
Komnas HAM mengaku sudah mengantongi bukti percakapan antara Irjen Ferdy Sambo dengan istrinya, yakni Putri Candrawathi.
Percakapan itu terjadi sebelum insiden penembakan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Komnas HAM secara jelas menyebut lokasi pembicaraan Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi berada di satu tempat yang saat ini viral di media sosial.
Percakapan itu berlangsung di kediaman pribadi Sambo, Jalan Saguling 3, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, mengatakan materi itu turut ditanyakan kepada Sambo saat pemeriksaan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022).
Anam menyebut percakapan antara eks Kadiv Propam Polri itu dengan sang istri berlangsung selama satu jam.
Baca Juga: Prabowo Subianto Sebut Satu Nama Calon Presiden dari Partai Gerindra untuk Bertarung di 2024
"Kami punya (rekaman) waktu di Sangguling itu. Ada satu peristiwa yang kalau dalam rekaman video, yang kami dapatkan dalam rekaman raw material yang kami dapatkan, kurang lebih satu jam, yang tadi kita juga tanyakan," kata Anam.
Anam menambahkan, komunikasi antara Sambo dan Putri turut mempengaruhi insiden selanjutnya: penembakan di rumah dinas Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.
"Ternyata juga ada komunikasi antara Pak Sambo dan Bu Sambo sehingga memang sangat mempengaruhi peristiwa yang ada di TKP," kata dia.
Sambo Aktor Utama
Di satu ruang tertutup Mako Brimob, Ferdy Sambo akhirnya mengakui, dirinya adalah aktor utama penembakan terhadap Yosua.
Hal itu disampaikan kepada tiga perwakilan Komnas HAM yang melakukan pemeriksaan.
Berita Terkait
-
Terekam Jelas, Istri Ferdy Sambo Pakai Piyama Sepaha, Sempat Pegang Ini Saat Masuk Rumah
-
Ketua LPSK Mengaku Dibekali 2 Amplop Besar dan Tebal Usai Memeriksa Istri Ferdy Sambo, Hasto: Itu Bukan Diduga, Memang Terjadi
-
Jika Bharada E Tolak Perintah Irjen Ferdy Sambo, Ini yang Akan Terjadi pada Tersangka Eliezer kata Deolipa
-
Brigadir J Berlutut, Irjen Ferdy Sambo ke Bharada E: OeeiiSekarang OeiiTembak! Tembak! Tembak Oeeii
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Sinopsis Ten Strokes to You, Drama Terbaru Shison Jun dan Nimura Sawa
-
Kenaikan Harga Plastik Jadi Momentum Kurangi Plastik Sekali Pakai
-
BRI Integrasikan Alipay ke QRIS, Permudah Transaksi Cashless Wisatawan
-
Asap Hitam Menyelimuti Kota Rio, Kebakaran Hebat Stadion Picu Kepanikan Warga
-
Sahabat Sejati, Fajar Sadboy Ungkap Peran Amanda Manopo setelah Alami Kecelakaan
-
Dari Rumah di Makassar, Brand Fashion Cambridge Laris di Pasar Online Nasional
-
Purbaya Kecolongan soal Motor Listrik MBG, Ada Miskom dengan Anak Buah
-
Peluncuran Game James Bond 007 First Light untuk Switch 2 Ditunda, PC Sesuai Jadwal
-
Leicester City Resmi Mendapat Pengurangan 6 Poin usai Banding Ditolak
-
Anatomi Gaji Minimum: Menghitung Sisa Hidup di Balik Angka-Angka Mustahil