- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pengadaan motor listrik program MBG terjadi akibat adanya miskomunikasi internal di Kemenkeu.
- Kepala BGN Dadan Hindayana mengonfirmasi realisasi pengadaan sebanyak 21.801 unit motor listrik untuk operasional tahun anggaran 2025 lalu.
- Pemerintah memastikan tidak akan menyetujui anggaran pengadaan motor listrik baru untuk mendukung program MBG pada tahun 2026 mendatang.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui kalau pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi karena adanya miskomunikasi dengan anak buahnya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Menkeu Purbaya menyebut kalau pengadaan anggaran motor MBG itu sebenarnya sudah diajukan tahun lalu, namun sudah ditolak. Namun kenyataannya sebagian pengajuan sudah diloloskan.
"Tahun lalu itu ada miskomunikasi kali dari anak buah saya ke saya. Seingat saya, saya tanya sudah ditolak. Tapi ternyata sebagian sudah sempat lolos," kata Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Bendahara Negara lalu berasumsi kalau pengadaan motor listrik kemungkinan terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 lalu, menggantikan Sri Mulyani.
"Mungkin juga sudah diajukan sebelum saya jadi menteri, kan sudah lama itu. Jadi saya enggak tahu," lanjutnya.
Purbaya lalu memastikan bahwa Kemenkeu tidak akan menyetujui anggaran pengadaan motor listrik untuk MBG di tahun 2026 ini.
"Tapi ya nanti kita lihat lagi deh ke depan, tapi yang jelas ke depan enggak ada lagi," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala BGN Dadan Hindayana meluruskan simpang siur informasi di media sosial. Dadan membenarkan adanya pengadaan motor listrik tersebut sebagai bagian dari anggaran tahun 2025 untuk menunjang operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Namun, Dadan membantah angka 70.000 unit yang beredar di masyarakat. Ia menyebut angka tersebut hoaks.
Baca Juga: Daftar Harga Motor Sport Kawasaki Ninja 250 April 2026 Lengkap Fiturnya
"Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari total 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," jelas Dadan. Saat ini, belasan ribu motor tersebut masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) dan belum didistribusikan ke lapangan.
Berita Terkait
-
Daftar Harga Motor Sport Kawasaki Ninja 250 April 2026 Lengkap Fiturnya
-
Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi
-
Profil PT Yasa Artha Trimanunggal, Pemasok Motor Operasional MBG BGN
-
5 Fakta Motor Listrik Emmo, Viral karena Jadi Kendaraan MBG BGN
-
Sidak Random! BGN Temukan Bangunan Tak Layak 'Mirip Goa' Jadi SPPG di Bandung Barat
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Mimpi Besar Prabowo Terancam, World Bank Beri Catatan Ini
-
Banyak Investor Ambil Untung, IHSG Merah Lagi di Sesi I
-
Berapa Tarif yang Dikenakan Iran untuk Lewati Selat Hormuz?
-
BRI Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia Versi Brand Finance Global 500 2026
-
Akui Harga Plastik Naik, Industri Mulai Cari Bahan Baku Lain di Luar Timur Tengah
-
Harga Avtur Terbang 70 Persen, Tarif Kargo Udara Ikut Melambung 40 Persen
-
Permata Bank Bagi Dividen Rp1,226 Triliun hingga Romba Direksi
-
Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin
-
Harga Pangan Bergerak Liar, Bawang Naik Tajam, Cabai Ambruk
-
Bahlil Jamin LPG Tak Langka, Stok Sudah di Atas 10 Hari