/
Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:16 WIB
Ferdy Sambo & Bharada E. (Suara.com)

"Kan karena sama-sama pegang pistol kan. Akhirnya atas perintah, Richard langsung tembaklah, ‘dor.. dor.. dor..’,” ucap Deolipa memberi penjelasan, menirukan ucapan yang Bharada E

Mantan pengacara Bharada E lainnya, M Burhanuddin mengungkap kengerian lainnya.

Burhanuddin menjelaskan, Bharada E sudah membongkar kronologi kejadian pembunuhan pada Brigadir J

Namun, Burhanuddin mengatakan jika Bharada E belum buka suara terkait motif di balik penembakan yang diperintahkan Irjen Ferdy Sambo.  

Sebelum ditembak, Brigadir J mendapat perintah untuk masuk ke dalam rumah dan disuruh jongkok.

Setelah itu rambut Brigadir J dijambak atasannya. Kejadian itu dikatakan Burhanuddin dilihat Bharada E yang kemudian disuruh menembak.

“Di TKP ada mereka berempat sudah di dalam. Riki disuruh panggil Yoshua. Begitu masuk di TKP, kemudian disuruh jongkok (Brigadir J).” kata  Burhanuddin di acara Indonesia Lawyers Club seperti yang dikutip tvonenews.com, Sabtu (13/8/2022). 

Disinggung apakah Brigadir J dieksekusi Bharada E saat jongkok? 

Burhanuddin mengatakan, sebelum dieksekusi, rambut Brigadir J sempat dipegang, lalu keluar perintah mengerikan dari Irjen Ferdy Sambo pada Bharada E.

Baca Juga: Sakit Jantung, Hidup Roy Kiyoshi Divonis Sisa 2 Tahun: Aku Mau Terus Berbuat Baik

“Lalu Bharada E diperintahkan untuk menembak. Woy tembak, tembak, tembak gitu,” ungkap M Burhanuddin.  

Setelah itu, proses selanjutnya tidak diceritakan lagi oleh Bharada E.  Terkait pelaku yang menembak sudah dituangkan di BAP.

Namun apakah ada yang lain selain Bharada E yang menembak?

“Dia (Bharada E) bilang ada, tapi dia belum tuntas juga,” kata Burhanuddin.

Bharada E mengaku hanya menembak tiga kali. "Dia (Bharada E) bilang, dia orang pertama yang disuruh nembak. Dia tiga kali menembak,” katanya.

Load More