"Kita tidak tahu. Apakah orang-orang yang dikondisikan tersebut yaitu penasehat Polri Fahmi yang membuat rilis membantu itu (laporan baku tembak dan pelecehan). Apakah seperti LPSK menolak atau dia menerima?" tegasnya sambil mempertanyakan.
Saor Siagian juga membeberkan soal janji uang miliaran yang akan diberikan pada tiga tersangka pembunuh Brigadir J.
"Bharada E dijanjikan Rp1 miliar, RR Rp500 juta kemudian, Kuat juga Rp500 juta," terangnya.
Belum laga kata Saor Siagian, ada dugaan jika aliran uang Ferdy Sambo juga ada yang mengalir ke DPR.
"IPW juga mengatakan dugaan uang mengalir (dari Ferdy Sambo) juga ke DPR. Bagaimana, apakah mereka ini juga sudah menerima?" kata Saor Siagian mempertanyakan.
"Itu sebabnya, tampak hari ini melaporkan bahwa ada pusaran uang yang barangkali dipakai sekarang setelah proyek namanya pelecehan seksual itu gagal. Dia (Ferdy Sambo) buat lagi modus, yaitu dengan pengkondisian," kata Saor Siagian menjelaskan dugaannya.
Berbicara motif yang masih ditutupi kepolisian, Saor Siagian mengatakan motif pembunuhan ini yang harus dibongkar.
Lantas Saor Siagian menutup pembicaraan, jangan ada lagi kebohongan yang mengatasnamakan harga diri.
Terlebih kata dia, jika berbicara harga diri dan harkat martabat yang melibatkan keluarga.
"Oleh karena itu, sudah jangan lagi dibohongi. Jangan lagi dibilang punya harga diri," kata Saor Siagian.
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.198
Saor Siagian menilai jika Ferdy Sambo sudah tidak lagi memiliki harga diri. "Menurut saya ini tidak punya harga diri," katanya.
"Tetapi dia (Ferdy Sambo) mampu menjual anaknya dan mematikan karier 36 polisi. Bagaimana ketakutan keluarganya atau kita semua. Itulah sekarang yang dilakukan Ferdy Sambo ini," kata Saor Siagian menutup pembicaraan dalam acara tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Terbongkar Semua, Kejahatan Ferdy Sambo Berani Jual Istri dan Anak Buah hingga 36 Polisi Mati Jiwanya demi Tutupi Kematian Brigadir J
-
Diseret ke Magelang, Kesaksian ART Ferdy Sambo Soal Adegan di Sofa dan Kamar Putri Candrawati Diragukan, Setimpal Nyawa Brigadir J yang Dihabisi?
-
Benarkah Ini Pengakuan AKP Rita? Seolah Tahu Siapa Salah dan Benar di Kasus Ferdy Sambo, Akui Ada Hubungan dengan sang Jenderal
-
AKP Rita Akhirnya Muncul Juga? Panjang Lebar Bahas Ferdy Sambo hingga Singgung Soal Keadilan, Ada Satu Kalimat Pendek untuk Brigadir J
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL