SuaraBandung.com - Terkait dugaan adanya Konsorsium 303 yang diduga dikomandoi Irjen Ferdy Sambo menjadi bahasan menarik dalam Rapat Komisi III DPR bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada, Rabu (24/8/2022).
Soal Konsorsium 303 ini awalnya jadi pertanyaan dan pendalaman Anggota DPR dari PKB, Dipo Nusantara.
Akan tetapi, di saat melakukan pendalaman, tiba-tiba diinterupsi jika Dipo harus bicara berdasarkan data bukan hoaks.
Hal itu lantas memancing ribut adu argumen saat rapat dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di gedung DPR.
Penyebab keributan tersebut adalah saling interupsi terkait penggunaan diksi dan Konsorsium 303.
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKB, Dipo Nusantara awalnya melakukan pendalaman dengan mengajukan pertanyaan dan argumen kepada Kapolri.
Di sana Dipo menanyakan langsung soal kebenaran adanya diagram berkaitan dengan Konsorsium 303.
Ketika itu Dipo mengatakan ada dua versi diagram tentang Konsorsium 303 yang diduga diketuai Ferdy Sambo.
Versi pertama adalah Irjen Ferdy Sambo sebagai pucuk pimpinan teratas diagram.
Baca Juga: Slank Comeback! Lempar Single Anyar Diusia Ke-39 Tahun Berkarya
Kemudian kata dia, yang kedua versi pucuk pimpinan yang ditempati Kabareskrim Komjen Agus Adrianto.
"Saya kira hal ini (dua diagram Konsorsium 303) perlu diklarifikasi Pak Kapolri dan jajarannya," kata Dipo, Rabu (24/8/2022).
Akan tetapi, belum selesai Dipo melakukan pendalaman, tiba-tiba disela Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni.
Saat itu Ahmad Sahroni kemudian menginterupsi sambil mengingatkan batas waktu yang dimiliki Dipo dalam pendalaman dan memberikan pertanyaan kepada Kapolri.
Dikatakan Sahroni, berbagai pertanyaan dari anggota DPR PKB tersebut dikemukakan secara umum.
"Pak Dipo, saya interupsi, lebih baik pertanyaannya secara umum," kata Ahmad Sahroni.
Berita Terkait
-
GEMPAR! Panggilan Sayang saat Rapat Bahas Kematian Brigadir J, Anggota Komisi III Terbahak-bahak, Kapolri sampai Tahan Tawa, "Kita Laporkan ke MKD"
-
Pertemuan Besar 19 Juli, LPSK dan Lembaga Lain Diajak Nonton Bareng Ferdy Sambo, Ada Presentasi Istri Jenderal
-
Mengerikan! Eko Patrio Terjebak dalam Lift, Anjlok dari Lantai 18 sampai 5, Wajah Pucat hingga Sebut Wanita Hamil
-
Kasus Brigadir J Rawan, Rocky Gerung Curigai Isu Judi 303 Ferdy Sambo Sengaja Dimunculkan
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada
-
KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Kereta Bekasi Timur
-
Driver Ojol Senang GoRide Hemat Dihapus: Pendapatan Naik, Orderan Tetap Gacor
-
Usai Ditemui Putin, Xi Jinping akan Melawat ke Korut: Barisan Anti Amrik Rapatkan Barisan
-
'Maaf Negara Mengkhianatimu', Pesan Haru Aksi Kamisan untuk Andrie Yunus
-
Cicilan Mobil Semakin Ringan dengan Program BRI KKB The Elite, Cek Penawarannya!
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Sopir Taksi Listrik Injak Gas Tapi Transmisi di Posisi Parkir!
-
Pemberkasan Rampung, Siapa Yang Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur?
-
Pemerintah Resmi Perpanjang Kebijakan WFH 2 Bulan Imbas Perang AS vs Iran
-
Astra UD Trucks Tegaskan Komitmen pada Kelestarian Lingkungan di Boja Farm