/
Kamis, 01 September 2022 | 11:35 WIB
Irjen Ferdy Sambo dan istri Putri Chandrawathi. (Bidikan layar)

SuaraBandung.id - Dugaan tentang perangai Ferdy Sambo dibongkar pengacara keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. 

Di beberapa media, Kamaruddin Simanjuntak tanpa ragu menyebut kelakuan Ferdy Sambo yang disebutnya di luar batas.

Polwan dibuat menjerit, pesta miras, boros peluru, hingga bikin orang-orang yang punya power pun dibuat kencing berdiri.

Hal itu semua kembali diungkap Kamaruddin Simanjuntak di dilansir Youtube Refly Harun, belum lama ini.

Sosok Ferdy Sambo ini sedang jadi sorotan lantaran diduga menjadi dalang pembunuhan Brigadir J pada Jumat (8/7/2022).

Rupanya dari kasus tersebut, tentang siapa sebenarnya Ferdy Sambo terus dikorek publik.

Termasuk Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, Ferdy Sambo adalah pejabat tinggi di Polri yang memiliki banyak koleksi miras.

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, saat menjabat Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo disebutnya kerap arogan.

Bahkan, Kamaruddin Simanjuntak tak ragu mengatakan jika Ferdy Sambo sering melakukan aksi koboi.

Baca Juga: Asal-asalan Pukul Samsak di Wahana Bermain, Nilai yang Didapat Perempuan Ini Bikin Tercengang

Ferdy Sambo pun tak ragu main tembak sana sini, sambil mabuk-mabukan ketika dirinya bekerja memeriksa anggota Polri.

"Ketika memeriksa polisi-polisi yang diduga melanggar, dia (Ferdy Sambo) sering sambil mabuk-mabukan. Dia (Ferdy Sambo) nembak sana, nembak sini,” ujar Kamaruddin Simanjuntak saat menjadi narasumber Catatan Demokrasi di YouTube TV One, Selasa (23/8/2022) malam. 

Kamaruddin Simanjuntak juga mengungkap informasi yang didapatkan, Ferdy Sambo dikenal memiliki mengoleksi berbagai minuman keras alias miras. 

“Di situ (rumah Ferdy Sambo) ada minuman keras. Sejak dia (Ferdy Sambo) jadi Kaden hingga Jendral," kata Kamaruddin Simanjuntak. 

"Di ruangannya itu berbagai macam koleksi minuman," kata Kamaruddin. 

Bahkan, orang yang memiliki power dan kekuasaan seperti kepala bank saja pernah dibuat kencing berdiri.

Kamaruddin Simanjuntak mengaku pernah mendengar temannya yang berprofesi sebagai kepala bank, jika apa yang dilihat dan dialami sangat mengerikan.

Ketika kepala bank itu masuk ke ruangan Irjen Ferdy Sambo, langsung ketakutan sampai "buang air kecil" di celana. 

"Di sana (rumah dinas Ferdy Sambo) dia main tembak sana sini saat periksa anggota," kata Kamaruddin Simanjuntak.

"Sambil mabuk. Kan bahaya ini, kalau kena orang bagaimana," kata Kamaruddin Simanjuntak menjelaskan.

Kemudian, Kamaruddin Simanjuntak menjawab soal pertanyaan bukti yang dia miliki sehingga bisa menyebut sifat Ferdy Sambo seperti yang dijelaskannya.

Kamaruddin Simanjuntak mengaku pernah melihat langsung, kemudian sebagian lain dari informasi intelijennya. 

"Informasi intelijen (soal Ferdy Sambo) saya itu rata-rata 99 persen sempurna, atau dalam pengertian tidak meleset," kata dia. 

Kamaruddin Simanjuntak lantas mencontohkan jika informannya selalu benar dalam memberi informasi.

"Contohnya saya katakan tanggal 11 Juli 2022, ada aliran dana dari rekening almarhum Brigadir J ke tersangka," katanya.

"Ternyata memang benar kan dan diakui Kabareskrim serta Dirtipidum," ujarnya. 

Kamaruddin Simanjuntak mengatakan tidak percaya jika Mabes Polri tidak mengetahui apa yang dilakukan Ferdy Sambo.

"Jadi bohong kalau dikatakan Mabes Polri tidak mengetahui (kelakuan Ferdy Sambo) itu. Suara letusannya aja ke mana-mana kok," kata Kamaruddin. 

Kamaruddin Simanjuntak lantas menceritakan pengalamannya pernah dihubungi Polwan berpangkat Kompol.

Polwan tersebut merupakan tetangganya di Bogor yang bercerita pernah ketakutan dan minta tolong kepadanya saat diperiksa Ferdy Sambo. 

Kamaruddin mengatakan, saat itu sedang berada di Mabes Polri, mengurus kliennya. 

"Polwan (diduga) ini kanit di Polda, itu berarti Kompol ya. Dia sampai menjerit-jerit minta tolong ke saya," kata Kamaruddin Simanjuntak.

"‘Bang selamatkan aku, selamatkan aku katanya’. Kebetulan Polwan ini orang Jawa, tapi suaminya pengacara suku batak dan rumahnya tetanggaan dengan kebun saya di Bogor," kata Kamaruddin. 

Dari pengakuan polwan tersebut, dia begitu ketakutan menghadapi sosok Ferdy Sambo yang ketika itu memeriksanya sambil mabuk dan melakukan aksi koboinya.

"Kalau dia (Ferdy Sambo) lagi mabuk, salah tembakkan bahaya," ujarnya. 

Load More