SuaraBandung.id – KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa disapa Gus Baha dalam kajian ceramahnya mengatakan, seseorang yang dinilai sebagai ahli dzikir, bisa terpeleset ke dalam neraka.
Hal itu dijelaskan Gus Baha lantaran ada sesuatu yang justru muncul di dalam hati si ahli dzikir tersebut.
Dikarenakan sang ahli dzikir memiliki sifat ini, maka posisi kelak di hari akhir bukan di surga, melainkan di neraka.
Saat mengisi kajian ceramahnya, Gus Baha menjelaskan hal-hal yang bisa membuat seorang ahli dzikir dijebloskan ke dalam neraka.
Gus Baha mengatakan, berdzikir atau selalu mengingat Allah SWT sangatlah baik dan akan mendapat ganjaran yang luar biasa.
Sebagaimana janji Allah, para ahli dzikir atau yang selalu mengingatNya, akan berada dalam lindungan dan mendapat banyak kebaikan.
Namun, kata Gus Baha, melakukan dzikir tapi memiliki sifat seperti ini, malah justru akan masuk neraka.
Dikutip dari kanal YouTube Aji Official, diakses Senin, 5 September 2022, Gus Baha menjelaskan amalan dzikir yang paling mudah dilakukan dan bisa di mana saja adalah istighfar.
Dengan niat tulus memperbanyak istighfar, Allah akan memposisikan pada golongan yang akan mendapat ampunan atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan.
Akan tetapi, Gus Baha mengingatkan, jangan terlalu banyak istighfar lantaran setiap diri manusia tidak akan pernah tahu amalan mana yang diterima.
Gus Baha lanjut menjelaskan, seseorang yang rajin istighfar, tetap saja bakal masuk neraka.
Hal itu kata Gus Baha lantaran perilaku dan tindakan yang dilakukan pada masa hidupnya.
Mengenai dalil tersebut dikatakan Gus Baha sudah sangat jelas, dan sulit untuk dibantah dengan dalil lain.
Lantas apa yang dimaksud sering mendawamkan dzikir istighfar tetapi malah terpeleset ke neraka.
Gus Baha mengatakan hal itu lantaran si ahli dzikir ini memiliki sifat pelit yang luar biasa, maka terjamin masuk neraka.
Gus Baha mengatakan, orang pelit maka alamatnya ada di dalam neraka.
Sebanyak apapun amalan istighfar kepada Allah SWT, Gus Baha mengatakan, surga akan tertutup kalau kita pelit.
Apalagi kata Gus Baha, pelit, kikir, serta perhitungan dengan harta, dengan cara memangkas hal orang lain, seperti bersedekah, infaq, dan zakat.
“Yang mestinya didistribusikan kepada orang yang paling membutuhkan, mala terus ditahan,” katanya.
Gus Baha kemudian mengingatkan bahwa seharusnya manusia tidak boleh pelit dan kikir agar terhindar dari neraka.
Berikut ada hadis yang mengisahkan orang pelit.
Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq Ra, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda.
"Seorang penipu tak akan masuk surga, demikian pula orang yang kikir dan orang yang mengungkit-ungkit pemberian." (HR Tirmidzi).
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
Kemungkinan Disalip Borneo FC di Depan Mata, Bojan Hodak Soroti Mandulnya Lini Depan
-
Pakar UGM Soroti Efek Domino Tabrakan Kereta Bekasi: Pelanggaran di Perlintasan Jadi Pemicu Maut!
-
Kronologi Lengkap Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur: Bermula dari Mobil di Jalur Perlintasan
-
Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Silent Book Club Jakarta: Cara Baru Menuntaskan Buku di Tengah Keramaian
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
Xiaomi Rilis Redmi Pad 2 9.7: Tablet Ringkas 120Hz dan Snapdragon 6s Gen 2, Harga Mulai 3 Jutaan!
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia