Gus Baha ungkap 8 wanita yang haram untuk dinikahi. (baliputra sundana)
5. Saudara-saudara ibumu yang perempuan,
6. Anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki (keponakan),
7. Dan anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan (keponakan).
Terus satu lagi, wanita yang diharamkan juga untuk dinikahi yaitu wanita yang memiliki suami.
Gus Baha juga mengingatkan, agar jangan sampai ada niat untuk merusak rumah tangga orang lain.
Kecuali, wanita tersebut telah bercerai atau tidak lagi memiliki ikatan pernikahan yang sah dengan suaminya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
BEI Gembok Tiga Saham Sekaligus, Siapa Saja?
-
Dana Asing Kabur dari IHSG, Saham BUMI Masuk Rekomendasi Analis
-
4 Gel Mask Calendula, Solusi Atasi Kemerahan dan Perih Akibat Cuaca Panas!
-
TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Awan Gelap Gencatan Senjata Perang AS - Iran
-
Satu Kelengahan, Berakhir Duka: Tragedi Malam Kelam di Jalan Raya Janti Jombang
-
Kenali 5 Tanda Radiator Mobil Tersumbat, Bikin Mesin Cepat Panas
-
Nikmati Kopi Kenangan Lebih Murah dengan Promo Cashback 40 Persen dari BRI
-
KPI Konsolidasikan Gerakan Perempuan Jelang Kongres VI, Soroti Kepemimpinan dan Keadilan Iklim