SuaraBandung.id - Sebelum melaksanakan pernikahan, seseorang bisa dihadapkan dengan pilihan jodoh yang layak untuk dirinya. Bahkan, tak jarang terjadi kedua pasangan mengalami perselisihan sehingga batal melaksanakan pernikahan.
Buya Yahya pun pernah membahas tentang momen seseorang sebelum melaksanakan pernikahan. Ia mengatakan bahwa orang yang akan menikah hendaknya melakukan sholat istikharah.
“Setelah menentukan pilihan yang layak, maka (lakukan) sholat Istikarah”, Buya Yahya mengatakan.
Pilihan terbaik yang kita harapkan hendaknya kita serahkan kepada Allah SWT. Aspek agama, sifat, tingkah laku dan lainnya harus dipertimbangkan apabila kita telah bertemu dengan seseorang untuk melamar atau dilamar.
“Disaat terjadi musibah di rumah setelah kita sholat Istikarah, (maka) jangan kita suka tasya’um (pesimis) yang sebagian orang mengatakan ini celaka”, Buya Yahya melanjutkan.
Prasangka buruk dan pesimis hendaknya tidak muncul dalam diri kita, musibah pun harus kita maknai sebagai ujian. Keimanan seseorang diuji oleh Allah SWT melalui musibah yang telah dikehendakinya.
Kita akan dituntun oleh Allah SWT kepada jalan yang ia kehendaki apabila kita melaksanakan sholat istikarah dengan istiqomah. Kita memohon petunjuk dari Allah SWT melalui sholat istikharah.
Sebelumnya, Buya Yahya membahas soal ujian sebelum menikah, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 9 Oktober 2021. Buya Yahya juga menjelaskan tanda-tanda jodoh menurut Islam.
Surat An-Nuur ayat 26 menjelaskan bahwa seseorang yang memiliki iman dan sifat mirip adalah satu dari tanda jodoh. Tanda-tanda jodoh menurut Islam yang diterangkan dalam ayat itu memiliki arti:
"Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang (telah) dituduhkan oleh mereka (yang menuduh). Bagi mereka (memperoleh) ampunan dan rizki yang mulia (surga)." (QS. An-Nuur: 26)
Apabila kita meningkatkan kualitas dan memperbaiki diri, maka kita akan dipertemukan dengan jodoh yang tepat. Sebagai umat Islam, kita harus berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin.
Baca Juga: Tiga Penyebab Wanita Jadi Penghuni Neraka, Diantaranya Dandan agar Dilihat Pria Lain
Demikian pembahasan jodoh menurut Buya Yahya. Semoga informasi itu menjadi petunjuk bagi para pembaca untuk menghadapi ujian memperoleh jodoh terbaik dari Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat