SuaraBandung.id - Para pelaku pemerkosaan diancam dengan berbagai hukuman. Bahkan satu di antaranya yakni muncul opsi untuk diberikan hukuman kebiri. Pemerintah pun didesak oleh masyarakat atas kasus pemerkosaan yang terjadi di Indonesia.
Sementara itu, korban pemerkosaan juga harus diberikan perhatian. Terkadang, informasi tentang kejadian yang menimpa orang tersebut bahkan bisa beredar di masyarakat luas. Hal itu merupakan sesuatu seharusnya tidak terjadi.
Buya Yahya turut memberikan penjelasan tentang kasus pemerkosaan dalam hukum Islam, dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV, Rabu (8/12/2021).
Menurut Buya Yahya, korban pemerkosaan perlu ditolong mentalnya karena mengalami trauma.
"Dia (korban) sedang terdzolimi, dia perlu ditolong mentalnya. Dia trauma, dia sakit. Jangan malah disebar (aibnya). Tanggung jawab, hei Media," Buya Yahya mengatakan.
Buya Yahya pung berpesan agar para wanita menggunakan pakaian yang menutup auratnya. Wanita harus berusaha untuk tidak memancing syahwat laki-laki dan juga berusaha untuk menjaga diri.
Pelecehan seksual yang terjadi akibat wanita menggunakan pakaian yang mengundang syahwat laki-laki ataupun karena wanita mau diajak berduaan, maka hal itu mengakibatkan wanita turut mendapat dosa.
Sebelumnya, Buya Yahya memberikan penjelasan tentang kasus pemerkosaan dalam hukum Islam. Ia mengatakan bahwa pelaku pemerkosaan adalah orang yang dzalim dan harus segera bertaubat.
Pelaku pemerkosaan itu tidak hanya berdosa kepada Allah, tetapi juga kepada manusia.
Baca Juga: Wakili Emak-Emak Komplek, Najwa Shihab Tampol Polisi Hedon: Malu nggak sih?
"Naudzubillah, dia (pelaku) dzalim. Pada akhirnya, dia melakukan zina juga," kata Buya Yahya.
Ia pun mengatakan, seseorang tidak dianggap berdosa apabila menerima sesuatu yang di luar keinginannya (diperkosa). Buya Yahya menyampaikan bahwa sesungguhnya Allah SWT Maha Pengasih dan Maha Pengampun.
"Anda tidak perlu merasa terpuruk karena masalah keperawanan, karena Allah akan mengembalikan itu semua. Anda tidak perlu merasa putus asa," Buya Yahya menambahkan.
Orang yang menjadi korban pemerkosaan, menurutnya akan ditutup aib orang tersebut oleh Allah SWT. Buya Yahya menyampaikan agar orang itu kembali kepada Allah SWT dan jangan berputus asa ataupun terpuruk.
Terbongkarnya aib pemerkosaan terkadang bisa terjadi karena beredar melalui semisal media. Para korban pemerkosaan harus ditutupi identitasnya oleh pihak kepolisian agar tidak menjadi viral.
"Ketahuilah, (sesungguhnya) Allah akan bongkar aib Anda kalau Anda bongkar aibnya orang," Buya Yahya menegaskan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat