SuaraBandung.id - Buya Yahya dalam satu ceramahnya mengatakan bahwa wanita harus menjadi wanita yang mulia.
Apabila wanita tidak dapat memuliakan dirinya, maka tidak menjamin kaum pria akan memuliakannya.
"kalau sudah wanita merendahkan dirinya, yang datang adalah lelaki untuk merendahkan dia, lelaki untuk merendahkan dia, karena dia telah memulai untuk merendahkan dirinya," Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya lalu mengatakan bahwa dalam Islam terdapat aturan bagi seorang wanita untuk menutup aurat.
"sehingga dalam Islam ada aturan menutup aurat, hei hamba Allah, wanita menutup aurat, dengan menutup aurat dengan cara yang benar, bukan sekedar menutup warna kulitnya, akan tetapi sebisa mungkin lekuk tubuhnya tidak tampak," ungkap Buya Yahya.
Kemudian Buya Yahya mengingatkan bahwa laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dan bukan suami istri tidak boleh berduaan di satu tempat.
"karena apa, di dalam diri wanita ada daya goda yang akan menggoda kaum pria, sehingga menjadi sebab terhinakan wanita tersebut," Buya Yahya menjelaskan.
Buya Yahya lalu menyampaikan bahwa kehinaan-kehinaan yang terjadi antara laki-laki dan perempuan itu berawal dari wanita yang tidak memuliakan dirinya sendiri.
"kalau tampak wanita dengan baju yang terhormat, dengan perilaku yang terhormat, susah laki-laki yang berkakhlak kotor untuk mencoba-coba mendekat dengan wanita tersebut," kata Buya Yahya.
Baca Juga: Jangan Sampai Ditinggalkan, Ini Pesan Buya Yahya agar Selamat dari Satu Penyakit
"Akan tetapi kalau dari awal sudah terlihat cara berdandannya adalah dandanan yang bukan wanita mulia lihat, berapa banyak lelaki yang akan bersiul di saat wanita tersebut melewatinya," tambah Buya Yahya.
Buya Yahya pun menegaskan bahwa dalam hal itu dirinya bukan menyalahkan kaum wanita, tetapi justru siapapun harus memberitahu kepada wanita bahwa seorang wanita itu adalah mulia.
"justru kita harus memberitahu kepada wanita bahwa dirinya adalah mulia dan harus menjaga kemuliaannya, jangan rendahkan diri anda wahai wanita dengan perilaku anda, anda akan direndahkan kaum pria. Karena apa, kemuliaan kaum pria adalah disaat mereka bisa memuliakan anda," pungkas Buya Yahya.
Buya Yahya menyampaikan tentang kemuliaan wanita itu dalam satu ceramahnya, dilansir dari video dalam kanal YouTube Buya Yahya, yang diunggah pada 23 September 2022.
Berita Terkait
-
Jangan Sampai Ditinggalkan, Ini Pesan Buya Yahya agar Selamat dari Satu Penyakit
-
Apakah Surga Tempat Diciptakannya Nabi Adam Itu Sama dengan Surga di Akhirat Nanti? Ternyata Begini Penjelasan Buya Yahya
-
Para Ahli Surga yang Telah Meninggal Dunia, Buya Yahya: Bukan di Surga
-
Acara dalam Peringatan Maulid Nabi, Apa Aja Sih? Ternyata Ini Kata Buya Yahya
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
Terkini
-
Liquid Vape Dicampur Narkotika, Desakan Aturan Ketat Menggema di Tengah Celah Regulasi
-
Nissan Magnite vs Honda WR-V vs Hyundai Venue Mending Mana?
-
Vivo V70 FE Segera Rilis ke Indonesia, Andalkan Kamera 200 MP dan RAM 12 GB
-
Jadwal BRI Super League 2025/2026 Ramadan: Persija Jakarta Bidik Posisi Runner Up di JIS
-
Apakah Tadarus Wajib di Bulan Ramadan? Simak Hukum dan Keutamaannya
-
Kemenhub: Pilot Pesawat Kargo BBM Pelita Air Meninggal Dunia
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Warga Dilarang Dekati Besuk Kobokan
-
Tergiur Gaji Besar, Belasan Warga Jabar Terjebak Sindikat TPPO di NTT
-
Perjanjian Tarif Resiprokal RI-AS Diketok, Ini Kata Pengamat
-
Prabowo Tetapkan Susunan Baru Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan 20262031, Ini Daftarnya!