SuaraBandung.id - Si Cantik tak bernama muncul di media sosial membela mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo.
Bahkan si cantik ini mengungkap hubungan Ferdy Sambo bersama istrinya, Putri Candrawathi.
Bukan itu saja, si cantik juga menolak jika Ferdy Sambo sampai dihukum mati lantaran diduga membunuh Brigadir J
Seperti diketahui jika motif Ferdy Sambo diduga melakukan pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J belum juga terungkap.
Dampaknya, hingga saat ini muncul berbagai spekulasi tentang mengapa Brigadir J harus dihabisi secara sadis.
Dugaan adanya perselingkuhan Ferdy Sambo dan Si Cantik bahkan sering disebut-sebut di berbagai pemberitaan dan acara televisi.
Hal itulah yang jadi kemungkinan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menangis di Magelang, Jawa Tengah.
Saat ini malah muncul video singkat seorang wanita cantik yang membela posisi dan kondisi Ferdy Sambo.
Videonya kini viral di media sosial TikTok, dengan isi konten tentang dirinya memahami soal hubungan Ferdy Sambo bersama istrinya.
Baca Juga: Apa Hukumnya Suami Menyembunyikan Uang dari Istri? Begini Penjelasan Ustadz Abdul Somad
Kemudian video tersebut viral dan banyak menuai kontroversi lantaran si cantik ini memiliki memaklumi perbuatan Ferdy Sambo.
Wanita cantik tersebut menilai, pa yang dilakukan Sambo adalah hal yang wajar.
Seorang lelaki akan marah besar ketika mengetahui pasangannya dilecehkan orang lain.
"Saya pun kalau melihat sesuatu tidak enak kepada pasangan saya, mungkin saya akan melakukan hal yang saya gak tahu, mungkin di luar akal sehat juga," kata wanita tersebut 24 September 2022.
Bahkan si cantik menolak secara keras tentang ancaman pidana mati yang akan menjadi akhir dari Ketua Kasatgasus Merah Putih itu.
"Saya menolak keras vonis Pak Sambo hukuman mati. Karena apa yang lain-lain pun tidak semua dihukum mati," katanya.
Kemudian, si cantik ini menyampaikan belasungkawanya atas kematian Brigadir J.
Dia mengaku turut prihatin atas penderitaan yang dialami oleh Ferdy Sambo.
"Kita turut berduka cita memang atas meninggalnya Brigadir J," kata dia.
"Tapi asal kalian tahu, penderitaan yang diberikan selama hidup dalam waktu yang panjang itu pun sangat menyakitkan, seperti apa yang akan dijalankan Pak Sambo," ucapnya.
Ungkap sosok kakak asuh Ferdy Sambo
Sudah jadi rahasia umum jika Ferdy Sambo seperti melaju di jalur tol untuk mendapat pangkat Irjen Pol atau bintang dua dan jabatan Kadiv Propam Polri.
Bukan itu saja, Ferdy Sambo ternyata sudah diasuh hingga memiliki karier moncer di kepolisian.
Ferdy Sambo diduga memang diasuh agar bisa menguasai Polri dengan tujuan tertentu yang hanya diketahui oleh si pengasuhnya.
Ferdy Sambo memiliki pangkat jenderal bintang dua dan duduk di posisi elite Polri di usia yang masih sangat muda, memang luar biasa.
Akan tetapi jejak perjalanan karier yang cemerlang lantaran diduga 'dikarbit', malah mengantaran Ferdy Sambo pada jurang kehancuran yang juga lebih cepat.
Fakta saat Ferdy Sambo harus kehilangan semua posisi strategis di kepolisian yang didapat secara cepat didapatnya.
Atas perjalanan karier Ferdy Sambo yang meroket ini, ada pandangan jika itu didapat lantaran bantuan seseorang yang dikenal sebagai kakak asuh.
Suami Putri Candrawathi kabarnya bisa memiliki posisi paling strategis di Polri disebut-sebut berkat bantuan sosok tersebut.
Sosok kakak asuh inilah yang diduga membekingi dan pasang badan untuk Ferdy Sambo.
Sehingga tidak heran sosok kakak asuh yang juga disegani di kepolisian ini, bisa mengantarkan Ferdy Sambo melesat ke posisi penting di Polri.
Adanya sosok kakak asuh ini terungkap melalui percakapan diskusi mantan penasihat Kapolri, sekaligus Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Muradi.
Secara jelas Prof. Muradi menerangkan siapa sosok kakak asuh dan perannya dalam menjadikan Ferdy Sambo sampai pada posisi bintang di kepolisian.
Namun, Prof. Muradi tidak mengatakan nama dan identitas sosok kakak asuh Ferdy Sambo.
Akan tetapi, Prof. Muradi menggambarkan jika sosok kakak asuh tersebut sangat dekat dengan Ferdy Sambo.
Bahkan Prof. Muradi menduga, sosok kakak asuh ini akan turun tangan membantu Ferdy Sambo dalam membebaskannya dari jerat hukum maksimal, yakni hukuman mati di kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Sejak akpol
Siapa sosok kakak asuh tersebut, dikatakan Prof. Muradi saat ini sudah pensiun dari Polri.
Dan Prof. Muradi mengatakan secara jelas, sosok kakak asuh inilah yang memberikan jabatan Kadiv Propam Polri pada Ferdy Sambo.
Jika melihat jenjang karir, Prof. Muradi mengatakan jabatan Kadiv Propam Polri ini seharusnya diemban seorang polisi yang memiliki pengalaman luas dan teruji.
Prof. Muradi mengatakan, Ferdy Sambo tidak pernah mendapat kepercayaan menjadi Kapolda.
Kemudian, Ferdy Sambo juga hanya menjabat sebagai kapolres sembilan bulan lamanya.
“Selebihnya (Ferdy Sambo) di elite. Beberapa menyebutnya (Sambo) polisi Jakarta karena muter-muter (menjabat) di Jakarta,” kata Muradi kepada wartawan, Rabu 21 September 2022.
Status kakak asuh ini dikatakan Prof. Muradi, terjadi sudah lama dengan Ferdy Sambo.
Bahkan kata Prof. Muradi, kakak asuh ini sudah terbentuk sejak mereka berada di Akademi Kepolisian (Akpol).
Hubungan mereka sama seperti pada umumnya, yakni sebagai hubungan senior dan junior.
Berita Terkait
-
Tercium 'Bau Bangkai' di Kasus Ferdy Sambo, Tak Main-Main Tinggal Hitung Waktu Pembebasan Atas Nama Hukum
-
Viral Oknum Kader Golkar Ngamuk di Jalan hingga Injak Sopir Truk, Mahfud MD: Bupati atau Gubernur pun Tak Boleh
-
Buntut Aksi Tidak Terpuji, Polisi Pertemukan Sopir Truk dengan Tajudin Tabri
-
Siapa Pemberi Jabatan Kadiv Propam untuk Ferdy Sambo Terbongkar Juga, Prof. Muradi: Sudah Pensiun
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Setelah Dijewer Dony Oskaria, PTPN Baru Bebaskan Kakek Mujiran
-
Lupa Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah pada Malam Hari, Bolehkah Diganti Siang Hari?
-
Ahli Ungkap Alasan Pemulihan Listrik Sumatra Tak Bisa Instan
-
Mentereng, Segini IPK Erina Gudono usai Lulus dari Universitas Pennsylvania
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
PLN Klaim Listrik di Riau Kembali Normal 100 Persen usai Insiden Blackout
-
Novo Nordisk Kantongi Restu FDA, Insulin Seminggu Sekali Resmi Meluncur
-
IHSG Dibuka Hijau Lagi, Bertahan di Level 6.100
-
Contoh Khutbah Idul Adha Bahasa Jawa yang Menyentuh Hati