/
Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:21 WIB
Ribuan Suporter gelar Doa Bersama dan Shalat Gaib untuk Korban Tragedi Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa)

SuaraBandung.id - Tentang kapasitas Stadion Kanjuruhan yang berubah menjadi nereka yang menewaskan ratusan nyawa, benar-benar sudah direncanakan.

Tragedi  usai laga Arema FC kontra Persebaya di Stadion, Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam, benar-benar terjadi dan jadi sejarah kelas sepak bola dunia.

Banyak korban tewas karena ditembaki polisi dengan gas air mata, meski polisi secara resmi membantah itu. 

Sementara itu PSSI sebagai induk sepak bola tidak tahu jumlah kapasitas Stadion Kanjuruhan. 

Mereka beralasan karena Stadion Kanjuruhan sifatnya fleksibel dan dilengkapi dengan single seat.

"Sulit menentukan (Kapasitas Kanjuruhan), karena tidak dilengkapi tempat duduk. Itu akan menjadi evaluasi," ujar Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, Kamis (6/10/2022).

Sementara itu dari catatan pengelola, Stadion Kanjuruhan berkapasitas 38.054 orang. 

Di sisi utara dan selatan terdapat tribun berdiri. Kemudian ada tribun berdiri, VIP, dan VVIP

Kapasitas maksimal Stadion Kanjuruhan sekitar 38.054. Untuk bangku VVIP disediakan untuk  602 orang.

Baca Juga: Amalan Salat Ini Paling Utama, Kehidupan Bisa Berubah Jadi Lebih Mudah, Ustaz Adi Hidayat: Jaga 40 Rakaat Ini

Kemudian untuk kursi di tribun VIP sebanyak 2.804 orang, Sementara ekonomi 19.720 orang.

Jika dikalkulasi, total ada 23.126 tempat duduk, tribun berdiri 14.928. Sehingga kapasita  stadion sebanyak 38.054 penonton.

Di area Stadion Kanjuruhan juga hanya memiliki 14 akses masuk dan pintu keluar untuk penonton di tribun ekonomi, ditambah dua pintu besar.

Pintu besar tersebut hanya untuk kendaraan yang berada di dekat tribun VIP dan VVIP.

Untuk pintu masuk dan keluar kelas ekonomi yang ada di 14 titik, memiliki lebar 2,8 meter.

Artinya setiap pintu hanya bisa dimasuki atau dilewati hanya oleh dua orang saja. 

Load More