SuaraBandung.id - Mengerikan apa yang diduga dilakukan Irjen Teddy Minahasa yang nyaris jadi Kapolda Jatim.
Sejatinya empat hari lalu, Irjen Teddy Minahasa mendapat tugas baru dari Kapolri untuk menjabat Kapolda Jatim.
Akan tetapi rencana tersebut akan batal, dan bahkan Irjen Teddy Minahasa bisa dipecat secara tidak hormat dari institusi Polri.
Nama Irjen Teddy Minahasa menjadi sorotan publik lantaran diduga meminta 10 kg sabu hasil barang bukti.
Atas aksi Irjen Teddy Minahasa, Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali tercoreng.
Aksi memalukan anggotanya bahkan bisa mengancam banyak korban jiwa andai sabu yang didapatkannya sampai beredar di masyarakat.
Mengutip keterangan Irjen Rycko Amelza Dahniel saat menjabat Kapolda Sumatera Utara, jika satu gram sabu bisa menewaskan tiga orang.
Artinya kata dia, jika satu kilogram sabu beredar bisa membunuh 3000 orang.
Irjen Rycko Amelza Dahniel mengatakan, kalaupun penggunanya tidak mati, maka zat yang terkandung dalam sabu ini akan merusak fisik dan psikis penggunanya.
Baca Juga: Mantan Pengacara Unggah Potret Kemesraan Rizky Billar dan Lesti Kejora, Warganet: Alhamdulillah
Sementara Irjen Teddy Minahasa menguasai 10 kg sabu, yang jika sampai beredar lagi bisa membunuh 30.000 orang.
Musuh dalam selimut
IRJEN TEDDY MINAHASA jika terbukti benar menguasai barang bukti 10 kg sabu dan telah menjualnya sebagian, artinya jenderal bintang dua tersebut menjadi musuh dalam selimut di institusi Polri.
Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menyatakan secara tegas jika narkoba jenis apapun adalah musuh negara.
Penyalahgunaan narkoba kata dia adalah musuh besar bangsa Indonesia, khususnya generasi muda.
Menyinggung kasus Irjen Teddy Minahasa, Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengatakan harus dihukum maksima.
Berita Terkait
-
Dugaan Tertangkap Akibat Penyalahgunaan Narkoba, Tagar Kapolda Jatim Menggema di Twitter: Ya Tuhan, Ditangkap Karena Jual Sabu
-
'Tak Sanggup Dibendung' Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta Akhirnya Dicopot
-
Bela Anak Buah, Begini Kronologi Versi Kapolda Jatim Soal Ratusan Orang Tewas Saat Kerusuhan Aremania di Stadion Kanjuruhan
-
UPDATE Putri Candrawathi, Kapolri Buka Suara Soal Istri Ferdy Sambo Tidak Ditahan, 2 Hal Ini Jadi Alasan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Dikenal Couple Goals, Vilmei Resmi Umumkan Putus dari Willie Salim Setelah 6 Tahun Bersama
-
Dorohedoro Season 3 Resmi Digarap, MV untuk Lagu Zettai MUST Danmen Dirilis
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Executive Talk: Strategi SiCepat Hadapi Tantangan Industri Logistik 2026
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Kasus Whip Pink Seret Influencer ZNM dan YouTuber RV, Ketua Patron Bilang Begini