/
Senin, 17 Oktober 2022 | 21:49 WIB
Penampakan Putri Candrawathi menangis usai nama anaknya disebut di persidangan. (Suara.com/M Yasir)

SuaraBandung.id - Apa yang terjadi di kamar Putri Candrawathi sehingga Brigadir J menangis usai 15 menit berduaan di sana.

Sebelum mereka berdua bertemu di kamar, Putri Candrawathi mengaku telah diperkosa Brigadir J.

Bukan saja dipekosa, Putri Candrawathi bahkan dianiaya oleh ajudan sang suami yang dikenal memiliki sikap baik.

Namun, semua sudah terjadi. Kejadian di Magelang dikatakan Putri Candrawathi ada sebuah petaka besar yang dilakukan Brigadir J. 

Seperti diketahui, Senin (17/10/2022), Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang perdana kasus dugaan pembunuhan Brigadir J.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum, lima terdakwa melakukan perampasan paksa nyawa Brigadir J secara terencana.

Di persidangan tadi, tidak hanya membacakan dakwaan atas kematian Brigadir J, namun ada pembacaan eksepsi dari kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
 
Dalam eksepsi atau Nota Keberatan, tim kuasa hukum Ferdy Sambo menitikberatkan pada peristiwa di Magelang.

Di mana dikatakan tim kuasa hukum, telah terjadi tindak perkosaan yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo.

Disebutkan jika Putri Candrawathi disebutkan terbangun dari tidurnya. 

Baca Juga: Roy Kyoshi Sebut Lesti Kejora - Rizky Billar segera Berpisah secara Tragis

Awalnya Putri mendengar suara pintu kaca. Saat terbangun ternyata sudah ada Brigadir J di dalam kamar.

Saat itu, Brigadir J tiba-tiba sudah berada di dalam kamar Putri Candrawathi.

Bukan itu saja, tanpa banyak bicara Brigadir J langsung membuka secara paksa pakaian yang dikenakan oleh istri Ferdy Sambo.

Tim kuasa hukum Ferdy Sambo menyebutkan, ketika terjadi upaya pelecehan seksual, Putri Candrawathi tidak kuasa melawan.

Hal itu kata kuasa hukum lantaran kondisi Putri Candrawathi dalam keadaan sakit dan lemah.

Meski begitu, Putri Candrawathi bukan berarti tidak melawan. Istri Ferdy Sambo sempat melakukan pemberontakan sambil menangis ketakutan.

Load More