/
Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:14 WIB
Beredar di media sosial rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku pembunuhan membawa mayat korban di lift. (PMJ News/Tangkapan Layar)

SuaraBandung.id - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku pembunuhan yang membawa mayat di dalam troli terlihat tersenyum.

Seperti diketahui, pelaku tersebut berinisial CRT yang membuang mayat di kolong Tol Becakayu, Bekasi.

Polisi mengungkap bahwa motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban yang ternyata temannya dikarenakan sakit hati.

Polisi pun mengungkapkan bahwa pelaku sempat mencari dan mempelajari informasi di internet selama tiga hari yaitu cara membunuh orang tanpa bersuara.

“Pelaku men-searching lagi bagaimana cara membunuh orang supaya tidak bersuara. Itu dipelajari selama tiga hari,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga, dikutip dari PMJ News, Sabtu (22/10/2022).

AKBP Indrawienny Panjiyoga juga menyebutkan bahwa pelaku sempat berencana untuk menyewa pembunuh bayaran.

“Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup,” tambahnya.

Oleh karena itu, pelaku membunuh korban dengan cara yang ia pelajari di internet.

Seperti diketahui, pelaku pada awalnya mengajak korban untuk membuat podcast tentang keagamaan.

Baca Juga: Buntut Insiden Kanjuruhan Malang, PSSI Bentuk Satgas Transformasi Sepak Bola Indonesia

Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku langsung membungkus jasad korban menggunakan plastik dan lakban berwarna hitam. 

Lalu, pelaku terekam CCTV saat memasuki lift dengan membawa troli yang berisikan mayat korban, dan pelaku terlihat tersenyum.

Selanjutnya, mayat korban kemudian dibawa dari lokasi pembunuhan menggunakan mobil berwarna putih dan dibuang ke kolong Tol Becakayu.

Atas perbuatannya, pelaku CRT dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana.(*)

Sumber: PMJ News berjudul Pembunuhan Wanita di Becakayu, Pelaku Ingin Pakai Pembunuh Bayaran

Load More