SuaraBandung.id – Pelaporan yang dilakukan oleh Dewi Perssik terhadap tiga akun warganet yang menguhujatnya, karena kasus dugaan pencemaran nama baik belum ada niatan dicabut.
Saat pengungkapan identitas pelaku penghujatan tersebut, diketahui pelakunya merupakan seorang Ibu-ibu.
Mengetahui hal tersebut, selaku Pengacara Dewi Perssik, Sandy Arifin mengungkapkan bahwa kliennya belum ada niatan mencabut laporannya, Dikarenakan Dewi Perssik ingin memberikan efek jera.
“Sementara ini belum yah, karena intinya klien kami ingin memberikan efek jera,” tutur Sandy Arifin dalam Youtube KH Infotainment, dikutip dari Suara.com, Kamis (3/12/2022).
Selain alasan memberikan efek jera, pengacara Dewi Perssik tersebut menegaskan bahwa dalam kasus ini tidak mau ada nama publik figur yang ikut terseret.
Hal ini dikarenakan oknum terlapor mengklaim dirinya sebagai penggemar dari Lesti Kejora dan Rizky Billar.
“Dan juga memberi pelajaran kepada oknum netizen dan oknum pemilik Instagram. Jangan sampe nama publik figur terbawa-bawa disitu,” tambahnya.
Juga, Sandy menuturkan bahwa sejauh ini Dewi Perssik sendiri belum bertemu dengan oknum warganet yang telah menghinanya.
“Belum, kan masih dalam proses penyelidikan. Kita menunggu abis penyelidikan ada proses penyidikan. Nanti akan kita kabari kelanjutannya,” pungkasnya.
Baca Juga: Ferdy Sambo Buka Suara Soal Isu Konsorsium 303, yang Benar Kami Memberantasnya
Diketahui bahwa kasus pelaporan ini merupakan buntut dari penghujatan yang didapat oleh Dewi Perssik oleh para warganet. Lantaran Dewi perssik dituding menjelek-jelekkan Lesti Kejora dan Rizky Billar yang saat itu sempat membuat geger publik karena kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangganya.
(*)
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog
-
Komplotan Curanmor di Jakarta Pakai Modus Polisi Gadungan untuk Intimidasi Korban
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
-
Segera Pensiun, Komjen Karyoto dan Fadil Imran Tak Dapat Perpanjangan Masa Dinas?
-
Polisi Bongkar 769 Kasus Curanmor, 11 Senjata Api hingga 119 Kunci T Disita
-
LPSK Proses Permohonan Perlindungan Saksi FH di Kasus TPPU Eks Jampidsus
-
Mata-Mata Iran Asal London Tertangkap Intip Pangkalan Militer Inggris di Siprus
-
Tak Cukup Putusan MK, PGRI Tagih Guru Jangan Dipaksa Menanggung Beban Tambahan
-
Ini Bukan Tinju! Pelatih Timor Leste Kirim Pesan Aneh Buat Timnas Indonesia
-
18 Nyawa Melayang di Usia Emas: Petaka Human Error di Jalan Raya Pringsewu Tembus 115 Kasus