SuaraBandung.id – Sidang perceraian antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih berjalan, dan belum menemui putusan.
Sidang yang seharusnya digelar pada Rabu (24/11/2022) mengalami penundaan karena tidak hadirnya Dedi Mulyadi beserta kuasa hukumnya.
Diketahui, Dedi Mulyadi mangkir dari sidang lanjutan perceraiannya lantaran fokus terhadap korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.
Hal itu disampaikannya di Instagram pribadinya @dedimulyadi71.
“Mohon maaf, saya tidak bisa hadir di Pengadilan Agama. Fokus bantu saudara kita yang dilanda gempa,” tulis Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa Cianjur merupakan daerah tanah kelahiran Anne Ratna Mustika.
"Kabupaten Cianjur merupakan tempat kelahiran istri saya,” ungkapnya.
Meski Dedi Mulyadi lebih memilih datang pada tanah kelahiran istrinya tersebut, Anne Ratna Mustika malah dibuat meradang karena sidang yang harusnya berjalan malah ditunda.
Anne Ratna Mustika pun sempat mempertanyakan komitmen dan ketegasan hakim.
“Tetapi tadi saya meminta bahwa harus ada ketegasan, kaitan dengan komitmen, jadi misalkan sekarang tidak datang harus ada konsekuensinya, apakah mereka tidak datang melewatkan kesempatan yang sudah diagendakan,” ungkap Anne Ratna Mustika dikutip dari YouTube Dulur Rahayu, Kamis (24/11/2022).
Maka dari itu, Anne Ratna Mustika meminta Majelis Hakim untuk memberikan konsekuensi bila minggu depan pihak tergugat yakni Dedi Mulyadi tidak dating kembali.
Bahkan, seperti ingin cepat berakhir, Anne Ratna Mustika sampai meminta kepada Majelis Hakim untuk melewatkan jawaban materi gugatan yang harus dilakukan pihak tergugat.
“Kemarin tidak ditegaskan, jadi hari ini tidak ada putusan apapun, jadi kami meminta kalo minggu depan yang tergugat tidak hadir, meminta majelis untuk melewatkan agenda jawaban materi gugatan,” pungkasnya.
Disisi lain, terkait kukuhnya Anne Ratna Mustika yang menggugat cerai suaminya, Dedi Mulyadi sempat menceritakan terkait perempuan yang paling ia cintai, yaitu putri bungsunya Nyi Hyang Sukma Ayu.
Dedi Mulyadi mengungkapkan rasa rindunya pada Nyi Hyang Sukma Ayu yang sudah tidak ditemuinya selama empat hari.
Berita Terkait
-
Pesan Dedi Mulyadi untuk Orang Sunda Korban Gempa Bumi Cianjur: Asal Kumpul Plus Nasi Liwet Pasti Gerrr
-
Reza Arap Bahagiakan Diri Sendiri Hadapi Gugatan Cerai, Pilih Wiski Dan Pesta
-
Usai Turuti Keinginan Janda Muda, Dedi Mulyadi Tancap Gas ke Tanah Kelahiran Anne Ratna Mustika
-
Sidang Ditunda! Dedi Mulyadi Sibuk Bantu Korban Gempa Cianjur, Anne Ratna Mustika Meradang Pertanyakan Komitmen
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas