/
Selasa, 29 November 2022 | 09:49 WIB
Ferdy Sambo di sela-sela menghadapi sidang dugaan pembunuhan terhadap brigadir J. (suara.com)

"Ia (Ferdy Sambo) punya pendapatan yang kita tahu hanya Rp 35 juta," kata Martin. 

"Jadi dari segi resources kekayaan saya yakin beliau ini memiliki uang yang cukup banyak," tuturnya.

Melihat kondisi tersebut, antara pendapatan dan pengeluaran sangat jauh berbeda.

Sehingga tidak salah jika negara bersikap tegas membongkar darimana Ferdy Sambo bisa mendapatkan penghasilan yang sangat janggal tersebut.

"Pengeluaran belanja Ferdy Sambo dinilai janggal, jadi harus diteliti apakah pendapatannya itu legal atau ilegal," kata Martin.

Lebih dari itu, Martin juga mengkhawatirkan, jika kekayaan Ferdy Sambo akan mengganggu proses persidangan untuk tegaknya keadilan bagi keluarga mendiang Brigadir J.

Selain itu, Martin juga mengaku memiliki rasa kekhawatirannya tentang dugaan masih adanya pengaruh terkait kekuasaan. 

Martin menduga-duga, meski pangkat dan jabatan Ferdy Sambo sudah dilucuti, akan tetapi dirinya yakin suami Putri Candrawathi tersebut masih memiliki pengaruh dan jaringan yang sangat kuat.

Dengan kondisi tersebut, yang paling ditakutkan Martin adalah muncul dugaan untuk penghilangan barang bukti terkait pembunuhan berencana yang dialami Brigadir J.

Baca Juga: Benar-benar Sultan! Anaknya Nangis Tiap Naik Mobil, Ria Ricis Bela-Belain Beli Mercedes-Benz Seri Terbaru

"Jabatan beliau sebagai Kadiv Propam memang sudah dicabut tapi bukan berarti yang bersangkutan punya networking itu semuanya serta merta hilang, nggak," beber Martin.

"Saya yakin sampai saat ini yang bersangkutan masih memiliki kuncian... Manakala yang bersangkutan saat masih bekerja memiliki kartu-kartu truf tertentu yang mungkin saja dicatat dalam buku hitam yang sering dibawa oleh terdakwa Ferdy Sambo," sambungnya.

Martin juga mengatakan, bahwa uang dan networking atau jaringan memungkin saja untuk seseorang atau suatu kelompok mendapatkan privilege dalam sistem hukum.

"Kalau dibilang pasti, memang tidak ada ketidakpastian di dunia ini. Yang pasti di dunia ini adalah ketidakpastian," imbuh Martin. (*)

Load More