/
Jum'at, 09 Desember 2022 | 08:36 WIB
Kaesang Pangarep dan Erina gudono hari ini Jumat 9 Desember 2022 akan menggelar pengajian di rumah masing-masing (Instagram @erinagudono)

SuaraBandung.id-Detik-detik menjelang hari bahagia pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina gudono, kedua mempelai mulai menjalani prosesi adat dan tradisi.

Menggunakan pakem Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina gudono hari ini Jumat 9 Desember 2022 akan menggelar pengajian di rumah masing-masing dengan adat Jawa yang berbeda konsep.

Usai pengajian Kaesang Pangarep dan Elina gudono pun akan menjalani siraman dengan menggunakan adat Jawa dilanjutkan dengan adat tradisi Malam Midodareni.

Di rumah Erina gudono yang berlokasi di Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta sejak kemarin sudah digelar prosesi adat menjelang pernikahan yakni memasang bleketepe tuwuhan hingga pengajian.

Bleketepe tuwuhan tuwuhan ini dipasang pengantin wanita di depan kediamannya sebagai tanda akan digelarnya sebuah perhelatan pernikahan.

Sesuai aturan Jawa, baik Kaesang maupun Erina juga akan menjalani siraman dengan air siraman yang berasal dari tujuh sumber mata air di sekitar Yogyakarta dan Solo.

Sumber mata air itu akan disilang yakni Erina menggunakan air siraman yang dikirim dari keluarga Jokowi. sebaliknya Kaesang akan menggunakan air dari keluarga Erina gudono.

"Adalah Tirta Purwitasari yang merupakan syarat tata cara siraman Jawa yang akan kami antar dari dari Yogyakarta menuju solo di kediaman pak Jokowi," ujar Sri Roso Sudarmo mewakili keluarga Gudono yakni ayah dari Erina.

Mantan Bupati Bantul tersebut diutus keluarga Erina untuk menyampaikan air siraman, berikut membawa potongan rambut Kaesang yang nanti akan ditanam di rumah Erina.

Baca Juga: Pemprov DKI akan Gunakan Teknologi AI untuk Atur Durasi Lampu Lalu Lintas

Sama-sama berasal dari Jawa ternyata prosesi adat yang dilakukan Kaesang dan Erina dilaksanakan dengan cara yang berbeda.

Namun makna dan filosofi dari prosesi siraman ini tetap sama, yakni menggunakan air dari 7 sumber yang dianggap bertuah baik.

Mengapa harus 7? Menurut ajaran Jawa, angka tujuh itu artinya Pitu yang artinya pitulung atau pertolongan. Simbol ini adalah doa harapan agar Kaesang dan Erina selalu dalam pertolongan Tuhan dalam mengarungi bahtera pernikahan.

Demikian saat hari H pernikahan, Erina akan mengenakan busana pengantin Paes Ageng ala Keraton Yogyakarta saat akad nikah. 

Mengutip keterangan dari wedding organizer yang menangani pernikahan mereka, pemilihan baju pengantin ini sudah melalui pembicaraan yang panjang antar kedua mempelai dan pihak WO.

"Untuk akad nikah, mbak Erina dan Mas Kaesang sepakat memilih pakem Paes Ageng Kebesaran yang sama dengan Paes Ageng Keprabon atau Paes Ageng Basahan. Semua dilalui setelah kami diskusi panjang," ucap Wigung mewakili WO.

Sementara di media sosial Instagram, dalam beberapa pekan ini Erina Gudono dan Kaesang Pangarep sudah demikian terbuka memamerkan unggahan yang berisi rangkaian foto dan video prewedd jelang pernikahannya.

Bahkan di IG Erina, semua foto prosesi pengajian yang berlangsung di kediamannya diperlihatkan kepada publik.

Calon memantu Presiden yang lahir di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat pada 11 Desember 1996 itu terlihat sangat cantik dan penuh aura bahagia saat mengenakan dress dan kerudung di prosesi pengajian.

Ia tampak didampingi ibunda tercinta, Sofiatun Gudono, Kakak serta adik-adiknya.*

Load More