SuaraBandung.id - Dua pelaku penculikan dan pembunuhan bocah SD mengaku mengincar ginjal korban untuk dijual.
Kedua pelaku yang masih di bawah umur berinisial AR yang masih berusia 17 tahun dan MF berusia 14 tahun, akan menjual ginjal korban dengan harga ratusan juta.
Uang hasil menjual ginjal korban pembunuhan ini akan digunakan untuk membeli laptop dan juga membangun rumah.
Dari hasil pemeriksaan polisi, kedua pelaku awalnya tergiur setelah melihat konten Youtube tentang jual beli organ dalam yang nilai jualnya bisa mencapai ratusan juta.
Saat itu korban diberi uang Rp 50 ribu agar mau diajak kedua pelaku yang sudah memiliki niat mengincar ginjal korban.
Pelaku mengaku mengetahui soal jual beli organ dalam ginjal setelah menyaksikan konten YouTube.
“Awalnya scroll-scroll YouTube, nemu video begitu (jual beli ginjal)," kata pelaku seperti dikutip bandung.suara.com dari acara TVOnenews pada Kamis (12/1/2023).
Pelaku mengatakan, dari tayangan itu diulas harga satu ginjal bisa ratusan juta.
"Di situ mulai kepikiran kalau berhasil (menjual ginjal) ini bisa kubelikan kakakku laptop sama bisa ngebantu bangun rumah,” ungkap AR.
Baca Juga: Resep Dimsum Siomay Ayam Ekonomis, Bisa Dijual Rp1000! Dijamin Untung Jutaan
Akan tetapi polisi mengungkap fakta baru dari kasus pembunuhan ini.
Polisi mengatakan jika dua pelakunya ternyata tidak jadi menjual organ ginjal korban.
Polisi mengakui jika kedua pelaku memang sudah akan menjual ginjal korban.
Namun, organ ginjal korban tidak jadi diambil karena pelaku AR dan MF tidak mengetahui posisi ginjal yang sudah jadi incaran untuk dijual.
Lantaran tidak jadi menjual organ dalam, pelaku bingung lalu memilih membuang korban karena sudah dibunuh.
Jasad korban akhirnya dibuang di bawah jembatan di Jalan Inspeksi PAM Timur di sekitar Waduk Nipa-Nipa.
Berita Terkait
-
Sudah Bosan Hidup Miskin Jadi Alasan Pelaku Membunuh dan Niat Jual Organ Tubuh Bocah di Makassar
-
Tega! Terobesesi Situs Jual Beli Organ, Dua Siswa di Makasar Culik dan Bunuh Anak Usia 11 Tahun, Warganet Soroti Kemunculan Kak Seto
-
Ibu Ini Rela Jual Ginjal! Demi Lunasi Utang Anaknya yang Mencapai Ratusan Juta Gara-Gara Main Judi Online
-
Pelatih PSM Yakin Lius Milla akan Ubah Total Stratergi dan Komposisi Starting Eleven Persib
-
PSM vs Persib: Pelatih Eropa Ini Puji Setinggi Langit Pemain Nasional Maung Bandung, Buktikan!
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat
-
Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi
-
Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah
-
GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT
-
Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal
-
Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli
-
Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan
-
KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga