SuaraBandung.id - Mario Dandy dikonfirmasi oleh pihak kepolisian telah menjalani penahanan dan prosesi pengintrogasian pada (20/2/2023) di Polres Metro Jakarta Selatan.
Pemuda yang baru dipecat dari kampusnya Universitas Prasetya Mulya (Prasmul) itu terbukti melakukan aksi penganiayaan terhadap anak petinggi GP Ansor.
Mario Dandy setelah melakukan interogasi mengakui perbuatannya dalam penganiayaan kepada pemuda berusia 17 tahun itu dan menyatakan bahwa ia menyesal.
Meski begitu ungkapan penyesalan yang disampaikan Dandy diragukan kebenarannya oleh banyak orang hingga memicu pakar ekspresi untuk menerjemahkan makna dari ekspresi dari pemuda 20 tahun itu.
Sedangkan Rafael Alun Trisambodo, ayah dari pelaku yang menyebabkan David terbaring koma di rumah sakit Mayapada Kuningan memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rafael Alun Trisambodo pada akhirnya memilih untuk mengundurkan diri atas status dan jabatannya di direktorat jenderal pajak pada (24/2/2023).
Padahal sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani pada jumpa pers menyatakan baru mencopot jabatan ayah dari Mario Dandy berdasarkan aturan yang berlaku.
Berdasarkan pada Pasal 31 ayat (1) PP 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Aturan yang berlaku tersebut diberikan sebagai sanksi yang diberikan pada Rafael.
Berkenaan dengan surat pengunduran diri Rafael Alun menyebabkan kecurigaan tersendiri bagi beberapa pihak sehingga motif terselubung perilaku mantan kepala Ditjen pajak.
Baca Juga: Sepupu Calon Istri Fritz Hutapea jadi Korban KDRT, Pelipis Berdarah hingga Tangan Lebam
Lebih jauh lagi, dengan hidup mewah yang ditampakan oleh keluarga pejabat ini, Rafael Alun mengikuti proses Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan dirinya pun diduga telah melakukan pencucian uang. (*) Rahmah Afifah.
Sumber: Twitter SiraitBatakDusun (@bachrum_Achmadi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Tragedi Kamar Kos Sukoharjo: Niat Minta Rokok, Tetangga Syok Temukan Jasad Pria Tanpa Identitas
-
Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi
-
Belajar dari Kasus Mahasiswa FH UI, Ini 8 Bentuk Kekerasan Seksual yang Jarang Disadari
-
Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!
-
Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur
-
Tahta Mobil Terlaris Maret 2026 dari Innova Hampir Direnggut, Intip Pesona Spek dan Harga Jaecoo J5
-
Mikroplastik Ancam Dasar Laut, Cacing Bambu Jadi Korban Pertama