News / Nasional
Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB
Potret BTS dalam Album Arirang (Allkpop)
Baca 10 detik
  • Gubernur Pramono Anung mengupayakan konser BTS di Jakarta International Stadium pada akhir Desember 2026 mendatang.
  • Pemprov DKI Jakarta menyiapkan integrasi transportasi dan infrastruktur di kawasan Ancol untuk mengatasi masalah aksesibilitas stadion.
  • Manajemen BTS telah meminta data teknis mendalam mengenai fasilitas JIS guna mendukung rencana tata panggung spektakuler.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung tengah berjuang keras untuk memastikan megabintang K-Pop, BTS menggelar konser di Jakarta International Stadium (JIS) pada akhir Desember 2026 mendatang.

Ia juga mengaku sangat ingin memberikan tantangan kesiapan kepada PT Jakarta Propertindo atau Jakpro selaku pengelola dalam menyelenggarakan hajatan musik skala dunia di stadion kebanggaan warga Jakarta tersebut.

"Ini lagi fight untuk apakah di JIS atau di GBK. Ya walaupun dua-duanya di Jakarta, tapi saya ingin banget JIS itu mendapatkan tantangan kalau BTS main di sana," ungkap Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2026).

Menyadari polemik aksesibilitas yang selama ini menghantui JIS, Pemprov DKI kini tengah mengeksekusi skema integrasi transportasi dan infrastruktur secara besar-besaran.

Salah satu terobosan utamanya adalah menghubungkan kawasan stadion dengan area rekreasi Ancol untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas.

"Nanti akan ada KRL yang ke sana. JIS dengan Ancol sudah kami hubungkan. Nanti parkirnya tidak lagi di JIS, parkirnya di Ancol. Mau 10 ribu mobil juga boleh, dan tidak menimbulkan kemacetan," tutur Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah meresmikan Kampung Susun Bayam, di Jakarta Utara, pada Rabu (12/10/2022) malam. Bangunan rumah vertikal itu persis bersebelahan dengan Jakarta International Stadium (JIS). (Foto istimewa/instagram @aniesbaswedan)

Ambisi Pramono menjadikan JIS sebagai episentrum konser internasional tidak berhenti di BTS.

Ia membeberkan bahwa sederet nama besar lainnya sudah masuk dalam daftar pantauan Jakpro untuk segera mentas di sana.

"Guns N' Roses bentar lagi. Adam Levine, Metallica. Saya juga mendapatkan laporan dari Dirut Jakpro, The Weeknd. Mudah-mudahan, ini bisa betul-betul," katanya.

Baca Juga: Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN

Sementara Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengonfirmasi bahwa komunikasi dengan pihak promotor dan manajemen BTS di Korea Selatan telah memasuki tahap serius sejak Maret lalu.
Menariknya, manajemen BTS secara khusus telah meminta data teknis mendalam mengenai struktur dan fasilitas JIS.

Permintaan data teknis tersebut berkaitan dengan rencana BTS yang akan menyuguhkan tata panggung serta sistem pencahayaan spektakuler yang belum pernah dilakukan sebelumnya di negara lain.

"Nanti akan diinformasikan keputusannya seperti apa," pungkas Iwan.

Load More