SUARA BANDUNG - Pakar Telematika, Abimanyu ungkap 8 kejanggalan rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.
Dari rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanmu yang beredar luas di dunia maya itu, Abimanyu mengatakan ada ketidaketisan yang terjadi. Bahkan, menurut kacamata pakar telematika tersebut sampai dirangkum menjadi 8 kejanggalan.
Lantas apa saja 8 kejanggalan rekaman CCTV wanita jatuh di lift Bandara Kualanamu yang beredar luas tersebut? Simak berikut di bawah ini.
8 Kejanggalan Rekaman CCTV Wanita Jatuh di Lift Bandara Kualanamu, berdasarkan pengamatan Pakar Telematika:
1. Rekaman seperti telah dipotong (Cropping)
Jika dilihat dari rekaman CCTV yang beredar luas, Abimanyu mengatakan ada ketidakwajaran saat gambar dalam video tersebut seolah telah dipotong atau cropping.
Padahal menurutnya CCTV di sebuah lift, utamanya Bandara Internasional, seharusnya gambar yang didapat bisa meng-cover seluruh sudut dan kondisi di dalam lift.
"Seluruh kejadian di rekaman ini, framingnya itu begitu dekat. Jadi kayak di-zoom sekali. Sangat di-zoom, ampe kepalanya aja si wanita ini, badannya cuma sepotong. Ini adalah sesuatu yang tidak wajar," ungkap Abimanyu, seperti dikutip pada Selasa (2/5/2023).
"Karena rekaman untuk kejadian yang ada di dalam lift, itu covernya, kameranya itu pasti tinggi mentok di atapnya lift. Kemudian yang tercover, keseluruhan area," lanjutnya.
Baca Juga: Konsisten Lahirkan SDM Berkualitas, Bank Mandiri Puncaki Peringkat LinkedIn Top Companies 2023
Tujuan dari jangkauan cover CCTV adalah bisa memantau semua kejadian yang ada di dalam lift. Baik itu kejadian kriminal, asusila maupun kecelakaan seperti yang terjadi pada seorang wanita di Sumatera Utara tersebut.
2. Label kamera Dome
Dalam rekaman CCTV yang beredar luas, di sisi kiri bawah terdapat label "Dome." Menurut Abimanyu, label itu menandai jenis kamera CCTV yang dipakai.
"Kamera jenis Dome itu gerakannya yang bebas bergerak. Jadi dia mengcovernya juga luas. Dia menyorotnya bisa dari kiri-kanan, jadi mengcovernya lebih luas. Beda dari kamera yang hanya menyorotnya satu area, sehingga area di bawahnya tidak kelihatan," jelasnya.
Kejanggalannya adalah rekaman yang beredar, justru nampak terlalu zooming.
3. Tanggal rekaman
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti