Suara Bandung - Kasus pembunuhan di Tembalang, Semarang, menyita perhatian publik. Pasalnya, mayat korban pembunuhan juga dimutilasi dan dicor.
Pelaku pembunuhan bernama Husen sudah berhasil ditangkap. Ia juga dihadirkan dalam press release di Polrestabes Semarang.
Tak salah jika banyak orang menilai pembunuhan yang dilakukan Husen sadis. Berdasarkan video press release di akun Instagram @polrestabes_semarang_official, berikut 5 fakta sadis Husen saat membunuh:
1. Husen membunuh saat korban tertidur
Husen menusuk korban di pipi sebelah kanan dan kening sebelah kiri menggunakan linggis pada Kamis, 4 Mei 2023, sekitar pukul 20.30 malam. Korban saat itu sedang tertidur lelap.
2. Husen sempat makan di angkringan sebelum memutilasi korban
Selesai menusuk pipi korban, Husen pergi untuk makan di angkringan seolah tidak ada beban. Pada Jumat, 5 Mei 2023, sekitar pukul 04.00 pagi, barulah ia kembali untuk memutilasi korban.
3. Korban masih hidup saat dimutilasi
Husen mengaku korban masih hidup saat ia kembali. Ia masih mendengar nafas korban yang terengah-engah dan mengorok. Namun, Husen tidak peduli dan tetap melanjutkan rencananya memutilasi korban.
Baca Juga: Celetukan Isu 'Penjamin Utang' Anies yang Bikin Erwin Aksa Polisikan Romahurmuziy
4. Potongan tubuh korban dicor
Untuk menyembunyikan kejahatannya, Husen mengubur tubuh korban di samping rumah tempat kejadian pada hari yang sama. Pada Sabtu, 6 Mei 2023, barulah ia mengecor kuburan tersebut.
5. Husen tidak menyesal
Setelah membunuh, memutilasi, dan mengecor korban, Husen sama sekali tidak merasa menyesal. Ia justru merasa puas dan lega setelah membunuh.
Husen akan dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.*
Sumber: Instagram @polrestabes_semarang_official
Berita Terkait
-
7 Fakta Terbaru Anak Buah Nekat Mutilasi dan Cor Jasad Bos Depo Air Isi Ulang
-
Bak Psikopat, Husen Ngopi Berjam-jam Usai Tusuk Bos Depot Air di Semarang, lalu Kembali ke TKP untuk Mutilasi dan Cor Korban: Saya Puas!
-
Begini Awal Pertemuan Husen dan Bos Depot Air di Semarang, sebelum Mutilasi dan Cor Korban: Baru 1 Bulan
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Rugi Warga Akibat Blackout, Alat Elektronik Terbakar Gegara Voltase Naik-Turun
-
Mengapa PLN Masih Terapkan Pemadaman Listrik Bergilir di Aceh?
-
2 Pria Terciduk Ngeganja di Kafe Pekanbaru saat Pemadaman Listrik Total
-
Bobotoh Lumpuhkan Jalan Protokol Bandung Rayakan Persib Juara
-
6 Fakta Pesta Juara Maung Bandung di GBLA
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
GBLA Bergemuruh! Flare dan Kembang Api Bobotoh Warnai Pesta Juara Persib Bandung
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
Pembagian Daging Kurban yang Benar Berapa Kg? Ini Penjelasannya Sesuai Syariat Islam