SUARA BANDUNG - Sempat viral Caleg PDIP asal Lombok berinisial S (50) menghamili anak kandung dihajar warga hingga kondisinya kritis di media sosial.
Ternyata, setelah partai pengusungnya, PDIP dikabarkan memecat si bakal caleg dan S terkapar kritis di rumah sakit, muncul informasi baru yang menyatakan kabar tersebut hoax.
Informasi itu justru muncul dari pengakuan anak kandung S, yang mengatakan bahwa ada kesalahpahaman antara dirinya dan sang kakak.
Sebab, si anak kandung yang awalnya diduga telah dihamili oleh S, pernah curhat kepada kakaknya yang tinggal bersama si ibu bahwa ayahnya telah 'merusaknya.'
Namun, kata 'merusak' yang dimaksud bukanlah perihal menodai atau memperkosanya, melainkan menyakiti hatinya karena tidak dituruti untuk membeli sesuatu.
"Pemicunya, anaknya mengaku dirusak ayahnya kpd kakaknya, dan melapor ke aparat desa. Salah satu warga, blm mendengar utuh langsung bikin pengumuman melalui TOA masjid," cuit @zoelfick, dikutip hari Kamis (20/7/2023).
"Sementara kata "dirusak" dimaksudkan si anak adalah "kacau perasaannya" lantaran ayahnya yang tak menuruti kemauannya.," lanjutnya.
Dalam cuitan tersebut juga disematkan video di mana si anak kandung terus-terusan menangis dan memeluk tubuh ayahnya yang terbaring tak berdaya di ranjang rumah sakit.
Banyak yang menyayangkan peristiwa tersebut terjadi, terlebih nyawa S hampir saja melayang, sebab berita yang tidak dikonfirmasi dengan benar. (*)
Baca Juga: RESMI! Coach Indra Sjafri Akan Melatih Bhayangkara FC? Netizen: Pingin Ketawa
Berita Terkait
-
Budiman Sudjatmiko Bakal Dipanggil Gegara Temui Prabowo, Gerindra Ogah Ikut Campur Dapur PDIP: Itu Ranah Internal
-
CEK FAKTA: Erick Thohir Politisasi JIS, Jakmania Siap Bela Anies Baswedan! Benarkah?
-
Cek Fakta: Ganjar Pranowo Terbukti Sesat, Capres PDIP Ngamuk Bela Panji Gumilang?
-
Saddil Ramdani Pindah Kewarganegaraan dan Perkuat Timnas Malaysia, Benarkah? Cek Fakta Berikut
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?