“Dari pemain kami ada yang belum bisa diturunkan, Anderson Sales dan Ruben Sanadi karena cedera. Jadi untuk laga besok mereka tak bisa bermain,” sambungnya.
Dari raihan poin dan konsistensi pertandingan jelas Bhayangkara kalah dari Persija.
Namun, bukan perkara mudah buat Persija untuk melanjutkan tren positifnya.
Apalagi Macan Kemayoran masih kelelahan usai melakoni laga tandang kontra Arema pada pekan ke-7 Liga 1.
Ditambah lagi ada beberapa pemain andalan Persija Jakarta yang diragukan bisa diturunkan. Seperti Abdulla Yusuf Helal yang masih menderita cedera ringan dan Hanno Behrens yang belum fit total pasca-cedera otot betis.
Head to Head atau rekor pertemuan kedua klub berpihak kepada Macan Kemayoran.
Pasukan Thomas Doll pun diunggulkan saat ditantang Bhayangkara FC.
Skuat Persija Jakarta lebih diunggulkan berbekal hasil positif tak terkalahkan dalam enam laga terakhir.
Hal itu membuat Riko Simanjuntak Cs pede menghadapi gempuran Bhayangkara FC.
Dilansir dari transfermarkt.com pada Jumat (2/9/2022), rekor pertemuan Persija Jakarta Vs Bhayangkara FC dapat diketahui.
Kekalahan terakhir Persija Jakarta dengan skor 0-3 dari Bhayangkara FC dirasakan ketika Liga 1 2019.
Persija Jakarta lebih sering membuat kenangan manis selama melawan Bhayangkara FC.
Baca Juga: Bonek Mania Respon Keinginan Irfan Jaya kembali Berseragam Persebaya, Isinya Bikin Nyelekit
Total Persija Jakarta sudah 12 kali bertemu Bhayangkara FC di berbagai ajang.
Persija Jakarta mampu menang sebanyak 4 kali, seri 6 kali dan kalah 2 kali.
Bhayangkara FC harus lebih mewaspadai Persija Jakarta yang sekarang.
Persija Jakarta selama ditangani pelatih asal Jerman, Thomas Doll semakin bertambah kuat.
Ditambah lagi empat pemain asing Persija Jakarta, Michael Krmencik, Abdulla Yusuf, Ondrej Kudela, dan Hanno Behrens yang kini menjadi momok tim-tim lawan.
Berikut rekor pertemuan atau head to head Persija Jakarta vs Bhayangkara FC
Liga 1 2021: Bhayangkara FC 1-1 Persija Jakarta (26 Maret 2022)
Liga 1 2021: Persija Jakarta 0-0 Bhayangkara FC (11 Desember 2021)
Piala Indonesia 2021: Persija Jakarta 2-1 Bhayangkara FC (31 Maret 2021)
Liga 1 2020: Bhayangkara FC 2-2 Persija Jakarta (14 Maret 2020)
Liga 1 2019: Bhayangkara FC 3-0 Persija Jakarta (4 Desember 2019)
Liga 1 2019: Persija Jakarta 1-1 Bhayangkara FC (10 Agustus 2019)
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
5 Tips Merawat Rambut agar Tetap Sehat dan Tidak Mudah Rusak
-
Pemprov Jatim Raih Penghargaan IDEAS 2026 atas Kinerja Komunikasi DEI dan ESG Terbaik
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Harga Rp9 Ribuan, Apakah Liquid Foundation Viva Tahan Lama? Cek Review Pengguna
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas
-
2 Pilihan Sunscreen Sariayu, Lengkap dengan Review Jujur Pembeli dan Harganya
-
Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan
-
Ulasan Novel Romeo dan Juliet: Cinta Terlarang yang Berakhir Menjadi Tragedi
-
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa