/
Selasa, 06 September 2022 | 16:35 WIB
Ketua DPR Puan Maharani saat rapat Sidang Paripurna (Tangkapan layar)

SuaraBandungBarat.id - Aksi demonstran yang tergabung dari beberapa aliansi buruh da mahasiswa saat ini tengah memperjuangkan aspirasinya untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi di depan komplek Gedung  Parlemen Senayan pada Selasa (6/9/2022).

Dalam aksinya mereka meminta bertemu dengan Ketua DPR RI Puan Maharani, tapi tak kunjung menemui massa aksi, hingga massa pun membubarkan diri.

Pasalnya, Puan tengah memimpin jalannya Rapat Paripurna dalam Rangka HUT ke -77 DPR RI dan Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2021-2022.

Namun terdengar kabar, para anggota dewan dan para tamu undangan yang hadir dalam agenda rapat tersebut  dan salah seorang mendengar melalui pengeras suara ucapan selamat ulang tahun kepada Ketua DPR Puan Maharani saat rapat sidang di Gedung Nusantara II.

"Kami seluruh peserta sidang dan undangan mengucapkan selamat ulang tahun untuk Ketua DPR Ibu Doktor Honoris Causa Puan Maharani. Semoga panjang umur sehat dan sukses selalu serta dalam lindungan Allah SWT, amin ya rabbal alamin," tutur seseorang dari pengeras suara.

Sontak ucapan itu membuat Puan yang duduk di kursi pimpinan menjadi tersipu. 
Puan tersenyum gembira sembari mengucapkan terima kasih lewat gestur tangannya. 
Sesaat kemudian, masih dari orang yang sama di pengeras suara, terdengar permintaan untuk menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk Puan.

Sejumlah Anggota DPR merayakan hari lahir Ketua DPR Puan Maharani di ruang sidang paripurna usai jalannya rapat paripurna dalam rangka HUT ke-77 DPR RI dan Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2021-2022. [Tangkapan layar]

Sejumlah Anggota DPR merayakan hari lahir Ketua DPR Puan Maharani di ruang sidang paripurna usai jalannya rapat paripurna dalam rangka HUT ke-77 DPR RI dan Penyampaian Laporan Kinerja DPR RI Tahun Sidang 2021-2022. 
"Mari kita nyanyikan bersama lagu Selamat Ulang Tahun untuk Ketua DPR," ujarnya

Tak pelak dendangan musik dari Jamrud membuat semua anggota DPR berdiri ikut bergoyang dan bernyanyi sambil bertepuk tangan untuk Puan.

Baca Juga: Render Apple Watch Pro Bocor, Harga Rp 13 Jutaan


Sementara itu di kursi pimpinan, Puan ikut berdiri didampingi tiga wakil ketua DPR, yakni Rahmat Gobel, Lodewijk F Paulus dan Muhaimin Iskandar.

Massa buruh dari Partai Buruh dan serikat-serikat buruh masih bertahan di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, melakukan aksi unjuk rasa menolak naiknya harga BBM. Dalam aksinya massa menyindir Ketua DPR RI Puan Maharani.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi awalnya massa menyampaikan orasi demi orasinya melalui mobil komando yang dibawa. Salah satu orator terdengar menyinggung juga sikap Puan Maharani yang kekinian seakan diam menanggapi harga BBM yang naik.

"Hari ini kita nyari Puan Maharani yang dulu nangis-nangis ketika BBM dinaikkan," kata salah satu orator dari atas mobil komando.

Menurut orator tersebut justru kekinian Puan malah bermanis-manis dan bukan protes harga BBM naik seperti apa yang dilakukannya pada zaman kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Sekarang apa yang dilakukan? Bermanis-manis dengan pemerintah, bersekongkol untuk menyengsarakan rakyat Indonesia," tuturnya.

Lebih lanjut, orator menyampaikan dari adanya kebijakan harga BBM naik membuat sengsara rakyat dan membuat sulit. Menurutnya, buruh akan terus bersama dengan rakyat.

Partai buruh serta serikat butuh menggelar aksi demonstrasi tuntutan utamanya penolakan terhadap kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, tampak massa buruh mulai berdatangan ke depan Gedung DPR RI. Mereka mengawali langkah dengan melakukan longmarch dari depan Gedung TVRI, seberang Gerbang Pemuda Gelora Bung Karno.

Tampak para buruh datang dengan berbagai macam atribut. Dari mulai spanduk hingga poster-poster berisi kalimat tuntutannya.

Dalam kedatangannya massa ini juga ada yang menarik, dimana sejumlah massa melakukan teatrikal mendorong sepeda motornya. Hal itu menandakan mereka protes terhadap kenaikkan harga BBM.

"Tolak Kenaikan Harga BBM," tulis kalimat yang ditempelkan dalam motor buruh yang didorong tersebut.

Massa kemudian menyemut di depan Gedung DPR RI. Sejumlah mobil komando juga tampak dibawa dalam aksi buruh kali ini.


Adapun sejumlah personel kepolisian melakukan pengawalan massa yang melakukan aksinya.

Demo Buruh

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyebut pihaknya bakal menggelar aksi unjuk rasa terkait penolakan kenaikan harga BBM di depan Gedung DPR RI pada Selasa (6/9) besok, pukul 10.00 WIB.

"Aksi ini diorganisir Partai Buruh dan organisasi serikat buruh, petani, nelayan, guru honorer, PRT, buruh migran, miskin kota, dan organisasi perempuan di 34 provinsi," kata Said Iqbal dalam keterangannya, Senin (5/9/2022).

Menurutnya, aksi itu bertujuan untuk meminta agar pemerintah sekaligus DPR RI membatalkan aturan mengenai kenaikan harga BBM serta membentuk panitia khusus (pansus).

Said Iqbal mengatakan, demo buruh besok diperkirakan bakal diikuti 5.000 orang.

"Tujuannya adalah meminta gubernur membuat surat rekomendasi kepada Presiden dan Pimpinan DPR RI agar membatalkan kenaikan harga BBM," ucap Said.


"Untuk Jabodetabek, aksi akan diikuti 3.000-5.000 orang yang dipusatkan di DPR RI. Aksi ini untuk menuntut pembentukan panja atau Pansus BBM agar harga BBM diturunkan," sambungnya.

Berikut 3 tuntutan yang akan disampaikan oleh Said Iqbal dan kawan-kawan:

Tolak kenaikan harga BBM.

Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Naikkan UMK 2023 sebesar 10-13 persen.

Sumber : Suara.com

Load More