Kemudian, Ricky membujuk Yosua untuk bertemu dengan Putri Candrawathi karena diminta langsung.
Selang beberapa lama, Brigadir J akhirnya pun mau untuk bertemu Putri Candrawathi di kamar lantai 2.
"Sampai di kamar 2, Yosua duduk di bawah lantai dan Putri tiduran di kasur. Bripka Ricky menunggu di luar kamar.
Pembicaraan antara Yosua dan Putri Candrawathi tidak terdengar oleh Bripka Ricky," imbuh Erman.
Pertemuan Brigadir J serta Putri Candrawathi itu berlangsung selama kurang lebih 15 menit.
Setelah Yosua keluar dari kamar, Bripka RR juga sempat menanyakan kembali mengenai peristiwa yang terjadi.
Namun Brigadir J lagi-lagi tak memberikan penjelasan.
Seusai kejadian, Yosua kemudian tidur satu kamar bersama Bharada E. Sedangkan Ricky dan Kuat tidur di ruang tengah memakai kasur lipat.
Dsamping itu, keselamatan Om Kuat alias Kuat Ma'ruf pun tak terlepas dari peran Bharatu Prayogi.
Baca Juga: Lama Tidak Muncul, Tiba-tiba Pengacara Brigadir J Ungkap Dosa Besar Putri Candrawathi
Peran Bharatu Prayogi terungkap usai rekonstruksi pembunuhan Brigadir J pada Selasa, 30 Agustus 2022.
Bharatu Prayogi merupakan salah satu kedelapan ajudan Ferdy Sambo.
Bharatu Prayogi, senior dari Bharada E sebagai yang sama-sama bertugas sebagai ajudan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Sebelumnya, dikutip suara.com pada rekonstruksi tersebut akhirnya terungkap alat bukti yaitu dua belah pisau.
Pisau itu merupakan milik dari Om Kuat alias Kuat Ma'ruf.
Dua belah pisau tersebut awalnya dipegang oleh Kuat Ma'ruf, lalu diserahkan kepada salah satu Ajudan Ferdy Sambo yang bernama Bharatu Prayogi.
Kuat Ma'ruf menyerahkan si pisau dan HT kepada salah seorang ajudan Ferdy Sambo bernama Bharatu Prayogi tersebut.
Sebagaimana diketahui, bahwa adegan menyerahkan pisau itu terungkap saat rekonstruksi pada adegan ke 74.
Saat itu KM atau Om Kuat sedang berdiri di samping ajudan Ferdy Sambo.
Lalu terdengar seorang penyidik sedang menyampaikan pada adegan ke 74 KM atau Kuat Ma'ruf alias Om Kuat menyerahkan pisau dan HT kepada Bharatu Prayogi.
KM atau Kuat Ma'ruf alias Om Kuat pun juga terlihat melakukan sesuai dengan apa yang disampaikan penyidik dengan benda yang berwarna hitam meyerupai pisau.
Terkait hal itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengungkapkan, bahwa pisau itu merupakan barang bukti yang memiliki kaitannya dengan peristiwa di Magelang, Jawa Tengah.
"Itu pisau yang dibawa oleh saudara Kuat dari Magelang," kata Andi kepada wartawan di Kompleks Polri Duren Tiga,Jakarta Selatan, Selasa 30 Agustus 2022, dikutip di suara.com pada Rabu 31 Agustus 2022.
Menurut Andi, pisau itu digunakan oleh penyidik untuk rekonstruksi, dirinya menyebut ada peristiwa adegan melibatkan pisau tersebut di Magelang.
"Pada saat ada kejadian, terdapat peristiwa sehingga itu digunakan di Magelang," lanjutnya.
Akan tetapi, Andi tak menjelaskan peristiwa apa yang dimaksud sehingga Kuat Ma’ruf menggunakan pisau itu.
"Ya itu, peristiwanya apa ya nantilah," tandasnya.
Dapat disimpulkan dari rekonstruksi pembunuhan Brigadir J yang juga ditayangkan di Polri Tv itu.
Adegan ranjang Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo dalam kasus Brigadir J.
Adegan di ranjang Putri Candrawathi tertuang dalam SP3 laporan istri Ferdy Sambo.
Johnson Panjaitan telah membongkar SP3 laporan istri Ferdy Sambo, hingga terjadi pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya Duren Tiga.
Dalam laporan Putri Candrawathi dijelaskan soal pelecehan seksual hingga Brigadir J mengancam menggunakan senjata api atau pistol.
Disamping itu, terpisah Susi dalam BAPnya mendengar suara desahan dari kamar Putri Candrwathi.
Dalam isi SP3 laporan Putri Candrawathi soal pelecehan seksual yang dialaminya.
Isi SP3 laporan Putri Candrawathi juga mengungkapkan detail adegan kamar istri Ferdy Sambo itu dengan Brigadir J.
Tak hanya itu, Putri Candrawathi dalam SP3 tersebut mengaku bahwa dirinya diancam Brigadir J.
Brigadir J pun disebut meraba bagian intim Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo.
SP3 laporan dari istri Ferdy Sambo itu dibongkar oleh Johnson Panjaitan.
Johnson Panjaitan pun kembali membongkar SP3 laporan istri Ferdy Sambo, hingga terjadi pembunuhan Brigadir J di rumah dinasnya Duren Tiga.
Dalam kejadian yang ada di Magelang terdapat lima orang yang terlibat diantaranya Brigadir J, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Bharada E dan Susi.
Mantan pengacara Bharada E Deolipa Yumara menduga Putri Candrawathi lebih berbahaya dari Ferdy Sambo dalam kasus tewas nya Brigadir Novryansah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.
Menurutnya Putri Candrwathi dan Kuat Ma'ruf mempropokasi Ferdy Sambo untuk melakukan tindak pidana tersebut. Jika putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf tidak ada mungkin Sambo akan baik-baik saja , ujar Deolipa.
Deolipa mengatakan saat ini keterangan saksi Bharada E dan Bripka RR masih belum menguatkan, sebab masih ada Kuat Maa'ruf, ART bernama Susi, serta ajudan lain yang mesti bercerita. Tutup Deolipa
Sumber : Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Jangan Datang Setelah Jam 6 Pagi, Rahasia Menemukan Kemeja Mewah Rp50 Ribuan di Pasar Senen
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di GBK: Kenapa Kini Lebih Banyak Dilirik daripada Brand Luar?
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Biaya Kuliah Unsri 2026 Terbaru, Kedokteran Tembus Rp200 Juta, Jurusan Lain Berapa?