SuaraBandungBarat.id - Kementerian PAN RB menegaskan akan fokus mengatasi masalah sebaran ASN yang kurang merata di berbagai daerah.
Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denny menegaskan, pihaknya bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Pemda kini tengah menggodok peraturan yang membuat ASN di daerah tidak bisa pindah atau mutasi ke daerah lain dalam waktu tertentu.
"Tidak sedikit ASN yang baru bekerja satu tahun di daerah meminta pindah ke kota sehingga formasi di daerah menjadi kosong," kata Alex dalam keterangan resminya, dikutip pada Kamis (22/9/2022).
Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Sutan Riska Tuanku Kerajaan turut mendukung hal ini dan berharap strategi ini memotivasi para kepala daerah untuk fokus membangun wilayah yang menjadi tanggung jawab mereka.
Berkaitan dengan penataan tenaga non-ASN di daerah, menurut Sutan, salah satunya berasal dari ada banyak kualifikasi pendidikan tenaga non-ASN yang tidak sesuai syarat yang disampaikan.
Sehingga, APKASI dan Kementerian PAN RB hingga kini terus berkoordinasi guna mendapatkan solusi terbaik. Ia juga memastikan pendataan tenaga non ASN dilakukan sesuai syarat yang berlaku.
"Jika kita buka formasi PPPK bagi daerah, maka perlu diperhatikan juga permasalahan anggarannya. Sebab di daerah sendiri telah dilakukan refocusing anggaran," kata dia.
Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas sebelumnya menyampaikan, pihaknya merangkul semua kepala daerah yang tergabung dalam APKASI untuk mencari solusi terbaik bagi tenaga non-aparatur sipil negara (ASN).
"Segera para bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk melakukan audit terhadap kebenaran data dan mengirimkan Surat Pernyataan Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) kepada BKN," kata Azwar Anas.
Baca Juga: Hujan Berpotensi Turun di Seluruh Jawa Barat
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Bupati Serang: Apkasi Carikan Solusi bagi para Non-ASN, Honorer dan PPPK
-
Kenaikan Gaji ASN Tidak Tercantum dalam RAPBN 2023, ASN Kecewa Karena Banyak Kenaikan Harga Bahan Pokok
-
Wabup Meminta ASN di Malang Tingkatkan Daya Saing Hadapi Tantangan Reformasi Birokrasi
-
Pemerintah Siapkan Aturan Agar ASN Tidak Bisa Mutasi ke Daerah Lain
-
Massa Nakes Demo di Silang Monas Meminta ke Jokowi Angkat Jadi ASN Tanpa Tes
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
-
Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik
-
19 Kode Redeem FC Mobile 28 Februari 2026, Waktunya Panen Raya Ribuan Permata
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Nubia Neo 3 GT 5G Hadir Bawa RAM Lebih Besar, Jadi HP Gaming Entry Level
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
33 Kode Redeem FF 28 Februari 2026, Celana Angel Ungu dan Topi Jerami Siap Hadir
-
Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia