SuaraBandungBarat.id – Mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan di Korea Selatan bernama Patricia Febriola menjadi saksi betapa mencekamnya suasana saat terjadinya tragedi Halloween Itaewon pada Sabtu (29/10/2022)
Tragedi festival Halloween tersebut memakan korban jiwa hingga 149 orang dan 76 lainnya mengalami luka – luka. Pada Sabtu malam, Patricia Febriola ternyata ikut ke acara tersebut bersama teman – temannya dan hampir menjadi korban dalam tragedi tersebut.
Melalui video kesaksiannya yang diunggah pada channel YouTube Liputan6 pada Minggu (30/10/2022), diceritakan bahwa Patricia Febriola dan teman – temannya sudah berdesakan dengan pengunjung lain saat baru tiba di stasiun subway.
“Kan ada subway station Itaewon – nya gitu, semua orang tuh desek – desekan jadi pada gencet-gencetan gitu jalannya. Di situ aku juga kegencet sebenernya, bahkan tuh aku kegencet sampe titik aku udah gak ngincek lantai jalanan itu lho”, ungkap Patricia.
Situasi tersebut hampir membuatnya menjadi korban tragedi mencekam yang menghebohkan seluruh dunia tersebut. Beruntungnya, Patricia beserta teman – temannya berhasil keluar dari suasana mematikan ini.
“Bener – bener udah separah itu, tapi Puji Tuhan aku berhasil melipir lah sama temen – temen aku ke daerah kafe gitu”, tuturnya.
Setelah pindah ke daerah kafe, Patricia dan teman – teman bisa bernapas dengan lebih lega. Namun, situasi di daerah Itaewon tersebut masih tidak terkendali dan malah semakin mencekam.
“Semua orang udah chaotic banget. Di perempatan Itaewon yang utama pun juga mobil berhenti semua, bus gak bisa lewat, orang – orang maen nyebrang gitu aja. Semuanya bener – bener udah gak beraturan. Dan udah pada mulai ada yang tandu – tandu dari ambulance gitu juga”, lanjutnya.
CPR massal juga terjadi dan ambulance mulai pergi dari tempat kejadian yang artinya sedang membawa pengunjung yang sudah kritis dan harus diberikan perawatan khusus di rumah sakit terdekat.
Baca Juga: Erina Gudono Bagikan Momen Prewedding di Istana Negara, Warganet Fokus Ekspresi Kaesang
Patricia menambahkan, acara Halloween di Korea Selatan tahun lalu juga diadakan namun tidak seramai sekarang dan berjalan kondusif. Hal tersebut mungkin menjadi patokan dan menjadi alasan utama mengapa petugas security acara tahun ini tidak ketat. (*)
Sumber: YouTube Liputan6
Berita Terkait
-
Saksi Mata Tragedi Itaewon Ungkap Bencana Sudah Memilili Gejala Awal yang Cukup dan Seharusnya Dapat Dicegah
-
Update Tragedi Halloween Itaewon: 154 Orang Tewas Diantaranya 26 Orang WNA
-
Tragedi Halloween di Korsel Jadi Pelajaran, Berdesakan dalam Kerumunan Bisa Berdampak Henti Jantung
-
Saksi Mata Tragedi Halloween Itaewon: Bencana Seharusnya Bisa Dicegah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'