/
Minggu, 06 November 2022 | 18:25 WIB
Tretan Muslim dan Coki Pardede (YouTube Majelis Lucu)

SuaraBandungBarat.id – Coki Pardede, sosok komedian yang kontroversial dengan argumen – argumennya yang berani melawan dokma publik menceritakan pengalamannya selama menjalani rehabilitasi.

Melalui program Diary Coki pada Sabtu (5/11/2022), ia bercerita tentang kisah hidupnya.

Selama menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta, ternyata Coki Pardede menjadi koordinator atau pemimpin kamar.

Teman – teman sekamarnya yang merupakan sesama ‘junkie’ menganggap bahwa Coki Pardede adalah orang yang tepat untuk menjadi koordinator mereka.

Sehingga, selama masa rehabilitasi tersebut Coki dipercaya dan diangkat menjadi pemimpin teman – temannya.

Ketika menjalani rehabilitasi, Coki bercerita bahwa teman rehabnya baru pertama kali dipimpin oleh orang yang tak punya agama alias agnostik.

Ada momen ketika menjelang sholat Jum’at, ia hanya mengingatkan teman – teman secara sederhana.

“Lagi saatnya sholat Jum’at, gua cuman ngomong gini, eh buat yang muslim, sekarang saatnya sholat Jum’at ya! Tapi gua gak bakal maksa – maksa lo sih, dosa lo itu urusan lo sama yang di atas”, ujar Coki ketika mengingatkan waktu sholat.

Mendengar ucapan sang pria agnostik tersebut, teman – teman rehabnya langsung menjalankan ibadah sholat Jum’at.

Baca Juga: Katanya ini Pemeran Wanita Berkebaya Merah dan Pria Bertopeng

“Gua cuman ngomong kayak gitu, semuanya sholat Jum’at. Gokil gak gua?”, lanjutnya sambil tertawa.

Kepemimpinan Paman Coki dapat terlihat dengan tertibnya teman rehab yang dipimpin oleh seorang agnostik tersebut. Meski sebelumnya pernah dipimpin oleh Anji dan lain – lain, menurutnya teman – teman bisa taat aturan ketika dipimpin olehnya.

"Waktu gua jadi koordinator, itu semuanya sholat Jum’at, semuanya ikut kelas, dan itu semua bisa berhasil dipimpin oleh orang yang tidak punya agama" tuturnya dengan nada khas.

Meski di depan publik ia menunjukkan sisi kocak dengan bumbu dark comedy, Paman Coki tetap mampu menjalankan kehidupan selayaknya manusia pada umumnya. Bahkan dengan bukti ia mampu memimpin teman sekamarnya, ia dengan bercanda menyatakan siap jadi bupati.

“Dan gua rasa sih, kalo dari level itu gua lolos, bisa lah gua jadi bupati”, tuturnya sambil tertawa disambung suara ‘khak’ ala Coki. (*)

Sumber: YouTube NOICE

Load More