SuaraBandungBarat.id – Tidak butuh waktu yang lama polisi berhasil menangkap pemeran video wanita kebaya merah, baik pemeran laki – laki maupun perempuan.
Kabar pemeran video wanita kebaya merah telah ditangkap ini langsung tersebar diberbagai media sosial. Penangkapan terduga pelaku video panas ini dibenarkan oleh Kombespol Farman Diskrimsus Polda Jawa Timur.
Pada unggahan video Instagram @lambe_danu_official99 Senin (7/11/2022), Farman mengungkapkan jika penangkapan pelaku video hot itu dilakukan sekiatr pukul 21.00 WIB kemarin.
“Benar bahwa tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB sudah dilakukan penangkapan oleh Subdit Siber Diskrimsus Polda Jatim terhadap terduga pelaku Kebaya Merah,” ujar Kombespol Farman Diskrimsus Polda Jawa Timur mengutip akun instagram @lambe_danu_official99 yang diunggah pada Senin (8/11/2022).
Seperti yang peranh diberikan sebelumnya di suarabandungbarat.id, jika awal mula video itu viral adalah di Bali. Akan tetapi setelah diselidiki oleh Polda Bali, dapat dipastika bahwa video tersebut dibuat diluar wilayah Bali.
Memang benar, sebelum adanya kabar penangkapan pelaku, Polda Jatim telah menemukan lokasi pembuatan video wanita kebaya merah di wilayah Gubeng, Surabaya.
Dua hari setelah ditemukan lokasi produksi, kini polisi telah berhasil meringkus pelaku alias pemeran video porno itu. Penangkapan ke dua pelaku itu terjadi di wilayah Medokan, Surabaya.
“Adapun penangkapan dilakukan di daerah Medokan” kata Firman.
Pemeran video panas wanita kebaya merah itu ada dua orang, laki – laki inisial ACS merupakan kelahiran Surabaya sedangan AH pemeran wanita kebaya merah itu berinisial AH asal Malang.
Baca Juga: Saksikan Gerhana Bulan Total Hari Ini! Penutupan Akhir 2022
Kini kepolisian masih melakuakn pendalaman terkait motif pembuatan dan penyebaran video asusila itu.
“saat ini sedang kita lakukan pemeriksaan untuk mengetahaui motif dari ke dua tersangka ini untuk melakukan,perekaman dan penyebaran terhadap konten kebaya merah tersebut,” lanjutnya. (*)
Sumber : @lambe_danu_official99
Tag
Berita Terkait
-
Pemeran Video Panas Kebaya Merah Berhasil Ditangkap, Ternyata dari Surabaya
-
Sat Set, Polisi Tangkap Pemeran Video Kebaya Merah, Asal Malang dan Surabaya
-
Pemkot Surabaya Cari Investor Siapkan Hunian Terjangkau untuk Bantu Bangun Rusunami di 9 Lokasi
-
Polrestabes Surabaya Catat 101 Kasus Pencurian Sepeda Motor Januari-November 2022
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau
-
Viral Wuling Binguo Hangus Terbakar saat Sedang Parkir
-
Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!
-
Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak