SuaraBandungBarat.id- Belasan anggota berandalan bermotor pelaku penganiayaan siswa SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat akhirnya diamankan jajaran kepolisian Polres Cimahi.
Seperti diketahui, pada pekan lalu seorang siswa SMK di Bandung Barat mengalami luka sobek pada bagian tangan lantaran sabetan senjata tajam.
Lokasi kejadian berada di perempatan lampu merah Kota Baru Parahyangan pada Sabtu (12/11/2022) lalu.
Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Luthfi Olot Gigantara menjelaskan, para pelaku pengeroyokan yang diamankan tersebut merupakan anak di bawah 18 tahun.
"Sehingga saat ini sudah dititipkan kembali untuk dilakukan pembinaan kepada keluarga masing-masing dan melaksanakan wajib lapor di Polres Cimahi," katanya, Jumat (18/11/2022).
Ia menambahkan, insiden pembacokan tersebut terjadi saat korban bersama temannya mengendarai tujuh motor hendak pulang usai foto bersama di jembatan Kota Baru Parahyangan.
"Saat melintas di bundaran dekat IKEA Kotabaru Parahyangan, mereka dicegat oleh berandal bermotor yang terdiri dari 20 motor," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, dari kejauhan korban bersama temannya telah melihat gerombolan bermotor tersebut membawa senjata tajam.
"Maka mereka memutuskan tak berhenti untuk alasan keamanan. Rombongan pemotor yang melewati kelompok motor bersenjata itu akhirnya terhenti karena lampu merah," katanya.
Baca Juga: Situasi Masih Cair, Golkar Tak Mau Panik Dengar Kader PPP Deklarasikan Anies Jadi Capres 2024
Ia menyebut, berandalan bermotor tersebut dari arah belakang mengejar korban bersama temannya. Selanjutnya, para pelaku yang berjumlah 16 orang melakukan penganiayaan.
"Pelaku merasa tidak terima lantaran korban ditanya sama rombongan pelaku tak menjawab, sehingga tersinggung yang kemudian langsung melakukan aksi pengeroyokan oleh berandalan motor tersebut," katanya.
Ia menegaskan, pihaknya saat ini masih memburu pelaku pembacokan berinisial RMF (16) yang merupakan anggota berandalan bermotor tersebut.
Luthfi mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terjadap RMF (16) yakni anggota berandal motor yang melakukan pembacokan terhadap korban.
"Sedangkan satu orang yang masih dilakukan pengejaran oleh tim, adalah RMF yang berumur di bawah 16 tahun juga," tuturnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih