/
Jum'at, 18 November 2022 | 20:41 WIB
(ANTARA/Andre Angkawijaya)

SuaraBandungBarat.id- Belasan anggota berandalan bermotor pelaku penganiayaan siswa SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat akhirnya diamankan jajaran kepolisian Polres Cimahi.

Seperti diketahui, pada pekan lalu seorang siswa SMK di Bandung Barat mengalami luka sobek pada bagian tangan lantaran sabetan senjata tajam.

Lokasi kejadian berada di perempatan lampu merah Kota Baru Parahyangan pada Sabtu (12/11/2022) lalu.

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Luthfi Olot Gigantara menjelaskan, para pelaku pengeroyokan yang diamankan tersebut merupakan anak di bawah 18 tahun.

"Sehingga  saat ini sudah dititipkan kembali untuk dilakukan pembinaan kepada keluarga masing-masing dan melaksanakan wajib lapor di Polres Cimahi," katanya, Jumat (18/11/2022).

Ia menambahkan, insiden pembacokan tersebut terjadi saat korban bersama temannya  mengendarai tujuh motor hendak pulang usai foto bersama di jembatan Kota Baru Parahyangan. 

"Saat melintas di bundaran dekat IKEA Kotabaru Parahyangan, mereka dicegat oleh berandal bermotor yang terdiri dari 20 motor," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari kejauhan korban bersama temannya telah melihat gerombolan bermotor tersebut membawa senjata tajam.

"Maka mereka memutuskan tak berhenti untuk alasan keamanan. Rombongan pemotor yang melewati kelompok motor bersenjata itu akhirnya terhenti karena lampu merah," katanya.

Baca Juga: Situasi Masih Cair, Golkar Tak Mau Panik Dengar Kader PPP Deklarasikan Anies Jadi Capres 2024

Ia menyebut, berandalan bermotor tersebut dari arah belakang mengejar korban bersama temannya. Selanjutnya, para pelaku yang berjumlah 16 orang melakukan penganiayaan.

"Pelaku merasa tidak terima lantaran korban ditanya sama rombongan pelaku tak menjawab, sehingga tersinggung yang kemudian langsung melakukan aksi pengeroyokan oleh berandalan motor tersebut," katanya.

Ia menegaskan, pihaknya saat ini masih memburu pelaku pembacokan berinisial RMF (16) yang merupakan anggota berandalan bermotor tersebut.

Luthfi mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran terjadap RMF (16) yakni anggota berandal motor yang melakukan pembacokan terhadap korban. 

"Sedangkan satu orang yang masih dilakukan pengejaran oleh tim, adalah RMF yang berumur di bawah 16 tahun juga," tuturnya. (*)

Load More