/
Senin, 05 Desember 2022 | 11:15 WIB
Ilustrasi Uang - Bansos BLT (Pexels)

SuaraBandungBarat.id - Kasus pencurian dana bantuan langsung tunai (BLT) di dalam mobil milik Kepala Desa Marga Mulya senilai Rp 149 juta sedang diselidiki Kepolisian Resor Mukomuko, Bengkulu.

Kawanan pencuri berhasil mencuri uang bantuan langsung tunai senilai Rp 149 juta di dalam mobil milik Kepala Desa Marga Mulya setelah kades mengambil uang di salah satu bank di Desa Medan Jaya, Jumat (2/12/2022).

Kapolres mengatakan, saat ini personel Polsek Mukomuko Selatan bersama polres melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pencuri spesialis pecah kaca mobil di daerah ini.

"Kami masih menyelidiki kasus ini dan memeriksa saksi terkait dengan kasus ini," terang Kepala Kepolisian Resor Mukomuko AKBP Nuswanto di Mukomuko, Minggu (4/12/2022).

Kemudian, ia juga menghimbau warga yang berada di wilayah ini untuk waspada terhadap pencuri spesialis pecah kaca  dengan meletakkan barang-barang berharga di dalam kendaraannya.

Uang sebesar Rp 149 juta yang berhasil dicuri selain untuk BLT bagi warga miskin, juga untuk gaji perangkat Desa Marga Mulya. 

"Uang ratusan juta rupiah yang dicuri tersebut selain untuk BLT, termasuk alokasi dana desa untuk membayar gaji perangkat desa," ujar Camat Air Rami Sunandi.

Ia mengatakan bahwa uang BLT yang dicuri tersebut untuk dibagikan kepada 80 keluarga penerima manfaat dari bulan Oktober hingga Desember tahun ini.

Selanjutnya pemerintah desa akan menemui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk melaporkan kejadian pencurian uang BLT dan gaji perangkat desa tersebut.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Tren Liburan Berubah, Banyak Wisatawan Ingin Lebih Personal

Terkait dengan tindak lanjut uang untuk membayar gaji perangkat desa pihaknya menunggu petunjuk lebih lanjut dari instansi terkait.

Selain itu, ia meminta, warga yang menerima BLT di Desa Marga Mulya, Kecamatan Air Rami untuk tetap tenang dan menunggu petunjuk lebih lanjut dari instansi terkait di daerah ini.(*)

Load More