SuaraBandungBarat.id - Apa yang terbenak dipikiranmu ketika mendengar nama hormon testosteron? Apakah laki-laki macho yang dapat memuaskan banyak wanita di atas ranjang atau perilaku agresif atau kekerasan?
Hormon testosteron atau dikenal pula dengan hormon laki-laki karena hormon ini banyak di perempuan, tetapi bukan berarti tidak ada dalam diri perempuan.
Apabila hormon ini menurun kadarnya di laki-laki maka akan berdampak pada performa seorang laki-laki di atas ranjang.
Hormon testosteron sendiri, seperti dijelaskan oleh dr. Saddam Ismail dalam kanal YouTubenya, adalah hormon yang paling banyak ditemui dalam diri kaum pria meskipun ada pula dalam diri seorang perempuan.
Menurutnya, seorang laki-laki yang pubertas akan sangat dipengaruhi oleh hormon ini seperti perubahan fisik yang terjadi seperti pertumbuhan janggut dan suaranya menjadi lebih ngebas dan juga mendorong libidio seksual.
Jika hormon testosteron kelebihan atau tinggi maka akan mempengaruhi fisik seorang laki-laki.
"Biasanya hormon testosteron ini pada atlet yak, yang menyuntikan steroid untuk ototnya" jelas dr. Saddam
Hormon testosteron yang tinggi akan berdampak pada beberapa hal seperti: jumlah sperma yang dihasilkan rendah, testis mengkerut, disfungsi ereksi atau impotensi, peningkatan risiko serangan jantung, tekanan darah tinggi, gangguan pembekuan darah, gangguan penyakit hati, kulit berminyak, jerawatan, pembesaran prostat, kesulitan buang air kecil, kenaikan berat badan akibat nafsu makan yang meningkat, insomnia, sakit kepala, perilaku yang lebih agresif, dan lain semacamnya.
Namun, apa yang terjadi jika hormon testosteron rendah?
Baca Juga: Kronologi Kloset Melayang Tewaskan Elisa, Dari Mana Asal Muasalnya?
"Produksi hormon testosteron yang rendah ini akan mempengaruhi terhadap disfungsi ereksi apalagi jika jarang melakukan hubungan badan akan berdampak pada penurunan hormon testosteron" ungkap dr. Saddam dalam kanal YouTubenya tersebut.
Tanda yang terlihat menandakan hormon testosteron menurun adalah sebagai berikut:
1. Rambut rontok bahkan sampai bisa kebotakan;
2. Berkurangnya kekuatan dan massa otot;
3. Libido rendah;
4. Disfungsi ereksi (impotensi);
5. Testis mengkerut dan gangguan kesuburan;
6. Sering merasa panas di sekitar wajah, leher dan dada;
7. Depresi atau perubahan suasana hati yang tiba-tiba;
8. Tulang rapuh dan berisiko mengalami patah tulang.
Kemudian, bagaimana cara meningkatkan hormon tersebut?
dr. Saddam memberikan tips di antaranya ialah. Pertama, tidur secara cukup di sekitar 6-8 jam per malam.
"Kekurangan tidur berpengaruh terhadap produksi hormon testosteron" ungkapnya
Kedua, kurangi kelebihan berat dan melakukan olahraga. Hal ini dapat dengan serta meningkatkan hormon lebih stabil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, FIFA Undang YouTuber Korsel Nonton Korea Selatan vs Meksiko
-
Iran Keluarkan Ancaman Kalau Donald Trump Bohong dengan Perjanjian Damai
-
Hasil Piala Dunia 2026: Luis Diaz Cetak Satu Gol dan Assist, Bawa Kolombia Hajar Uzbekistan
-
Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025
-
Paradoks Usia di Indonesia: Masuk SD Harus Tua, Cari Kerja Harus Muda
-
Kejati Sulsel Geledah Dinas Pendidikan, Kadisdik: Kami Kooperatif!
-
Film Anime Omnibus Grotesqqque dari CloverWorks Ungkap 35 Kontributor Musik
-
BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian
-
Menyusuri Jejak Nusantara di Tengah Kota Meksiko
-
Dihalangi Visa hingga Diusir: Mengapa Iran Jadi Korban Diskriminasi di Piala Dunia 2026?