SuaraBandungBarat.id - Bikin mewek, ternyata ini alasan anak SD nekat kabur dari rumah hingga tinggalkan surat untuk sang ibu.
Kehadiran sang buah hati di dalam sebuah keluarga menjadi harapan yang diinginkan bagi semua pasangan suami istri.
Tak hanya itu, hadirnya seorang anak merupakan amanah yang Tuhan berikan kepada pasangan suami istri untuk merawatnya dengan penuh kasih dan sayang.
Namun, ada sebagian orang tua yang tak pandai dalam mengasuh dan membimbing anaknya.
Baru-baru ini, sempat viral di media sosial mengenai anak yang masih sekolah dasar (SD) asal Palembang memilih nekat untuk pergi dari rumah.
Kejadian ini diunggah oleh akun tiktok @ruswanoke, menceritakan tentang seorang anak SD asal Palembang bermama Haikal yang nekat pergi dari rumah karena sering dimarahi oleh ibunya.
Tak hanya itu, unggahan video tersebut menjadi viral di media sosial karena sang anak meninggalkan surat untuk sang ibu.
Pasalnya, selembar kertas tersebut ditulis oleh Haikal sebelum nekat pergi meninggalkan rumah.
Di dalam surat tersebut, Haikal mengucapkan rasa terima kasih kepada ibunya karena telah merawatnya dan meminta agar ibunya tak usah mencari keberadaan dirinya.
Baca Juga: Viral Video Verrel Bramasta dan Natasha Willona Dugem Bareng, Venna Melinda Bilang Begini
"Bunda makasih udah besarin aku. Aku tidak sanggup lg. Makasih, Bunda jangan cari aku," tulis Haikal di dalam surat tersebut.
Setelah sang ibunda mengetahui anaknya hilang, ia meminta bantuan untuk mencari anaknya kepada warga sekitar dan juga berusaha untuk menghubungi guru sekolahnya.
Akhirnya, Haikal pun ditemukan di Taman Samping, Kolam Simpang, Polda Sumatera Selatan dengan kondisi tertidur.
Unggahan video tersebut sontak membuat warganet sedih, dengan berbagai macam komentar yang dituliskan oleh para warganet.
“Beberapa orang tua memilih memeluk dan mencium kening anaknya untuk melampiaskan rasa emosinya. Semoga kita selalu di beri kelembutan hati,” tulis seorang pengguna pada akun @beca. (*)
Kontributir: Amindi
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
BGN Sapu Bersih Dapur MBG Bermasalah, 833 Ditutup dan Ratusan Pegawai Dipecat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Jangan Asal Congkel, Ini 6 Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok
-
Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan
-
Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi