SuaraBandungBarat.id - Dikabarkan bahwa Rusia tidak akan menetapkan status darurat militer usai insiden serangan di wilayah Bryansk, ungkap Dmitry Peskov, Juru Bicara Kremlin.
Menurut Peskov pada jumpa pers di Moskow, penyelidikan masih berlangsung dan kesimpulan akan diambil setelah itu.
Tambahan langkah-langkah keamanan telah diterapkan untuk jangka waktu yang lama di wilayah Bryansk yang berbatasan dengan Ukraina, kata Peskov.
Peskov menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pertemuan Dewan Keamanan Rusia pada hari Jumat, dan insiden di wilayah Bryansk akan menjadi salah satu agenda pembahasan.
Sebelumnya, Moskow menuduh pasukan Ukraina melakukan serangan di wilayah Bryansk yang menyebabkan kematian seorang warga sipil dan melukai seorang anak laki-laki berusia 10 tahun.
Peskov menyebut anak laki-laki yang terluka dalam serangan itu sebagai pahlawan karena telah membantu dua anak lainnya untuk selamat.
Warga sipil yang meninggal adalah seorang pengemudi yang juga membantu menyelamatkan anak-anak dari serangan tersebut, yang Presiden Putin sebut sebagai serangan teroris.
Peskov juga mencatat bahwa meskipun terjadi insiden baru-baru ini, Amerika Serikat tetap melanjutkan pasokan senjata ke Ukraina.
"Kami mencatat bahwa AS terus meningkatkan pasokan senjata mereka dan mempengaruhi sekutunya di Eropa, yaitu negara-negara Uni Eropa, untuk melakukan hal yang sama," kata Peskov.
Baca Juga: Ini 3 Skenario Kelolosan Garuda Muda ke Perempat Final Piala Asia U-20 2023
Peskov mengatakan bahwa pasokan senjata yang berkelanjutan akan menjadi beban bagi warga negara Uni Eropa dan akan berdampak negatif pada kesejahteraan mereka.
"Dalam prinsipnya, pengiriman senjata tidak akan mempengaruhi hasil peristiwa, tetapi akan membuat konflik berlarut-larut dan berdampak buruk bagi rakyat Ukraina... ini adalah fakta," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
Lolos ke Semifinal, Gloria Emanuelle Widjaja Bertekad Akhiri Kutukan Runner-up di German Open 2026
-
Ilmuwan China Kembangkan Baterai Mobil Listrik dari Bahan Plastik Organik
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online
-
Proses Bangun Chemistry Berlanjut, Apriyani/Lanny Petik Pelajaran Berharga di German Open 2026
-
MBG dan Pergeseran Peran Psikologis Orang Tua
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Kapan Gaji ke-14 ASN Cair? Simak Jadwal serta Besarannya
-
Fitur 4x4 Pick Up India untuk Mobil Koperasi Desa Merah Putih Bakal Jadi Pajangan Saja?
-
Film Tensura: Tears of the Azure Sea Umumkan Jadwal Tayang Bioskop Global