SuaraBandungBarat.id - Belakangan ini, muncul video di YouTube yang menyatakan bahwa kediaman Ketua DPR RI Puan Maharani telah dibakar oleh ribuan mahasiswa. Video tersebut diunggah oleh akun POPULER NEWS pada Senin (27/3/23) dan telah menyebar dengan cepat di media sosial.
Menurut rekaman video tersebut, insiden ini terjadi pada pukul 20.15 WIB di mana sekelompok mahasiswa memadati halaman kediaman Puan Maharani dan membakarnya. Namun, belum ada pernyataan resmi dari Puan Maharani atau pihak berwenang terkait kejadian ini.
Video tersebut berjudul “Tepat Jam ("20:15") Ribuan Mahasiswa Marah Besar Hingga Bakar Habis Kediaman Puan Maharani !!”
Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut dengan menonton seluruh isi video yang berdurasi 8:15, ditemukan bahwa judul video dan keterangan pada thumbnail berbeda dengan isi sebenarnya. Video tersebut hanya terdiri dari kumpulan potongan video Ketua BEM UI Melki Sedek Huang, Puan Maharani, Airlangga Hartarto, dan meme Puan Maharani berbadan tikus.
Salah satu potongan video tersebut adalah meme Puan Maharani berbadan tikus yang sebelumnya diunggah oleh akun Instagram @bemui_official sebagai bentuk protes BEM UI terhadap pengesahan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang oleh DPR.
Kesimpulan
Video yang mengklaim kediaman Ketua DPR RI Puan Maharani dibakar oleh ribuan mahasiswa ternyata tidak memiliki dasar kebenaran. Setelah melakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa judul dan keterangan pada thumbnail video tidak sesuai dengan isi sebenarnya. Dengan kata lain berita tersebut adalar HOAX.
Hingga saat ini, belum ada bukti atau fakta yang dapat memvalidasi klaim bahwa rumah milik Ketua DPR RI Puan Maharani dibakar oleh massa yang berjumlah ribuan mahasiswa.
Kita juga harus selalu berhati-hati terhadap hoaks dan informasi yang menyesatkan. Kita bisa memeriksa kebenaran informasi tersebut dengan mencari sumber yang lebih kredibel, sehingga bisa di pertanggung jawabkan kebenarannya. (*)
Sumber berita: YouTube / Populer News
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak
-
2 Gitaris Baru Seringai Belum Personel Tetap, Masih Penjajakan Temukan Chemistry