/
Senin, 10 April 2023 | 17:25 WIB
Potret Brisia Jodie seorang penyanyi muda yang pernah mengalami kekerasan verbal. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraBandungBarat.id - Penyanyi Brisia Jodie membuat pengakuan yang mengejutkan tentang perlakuan mantan pacarnya terhadap dirinya saat masih berstatus pacaran. Ia mengaku sering mendapatkan kekerasan dari mantan pacarnya, bahkan sampai dipukuli dan kepalanya diinjak. Hal ini terungkap pertama kali saat ia berbincang santai bersama Natasha Wilona dalam channel Youtube iWil Network.  

Tidak jarang kita mendengar tentang kasus kekerasan dalam hubungan percintaan yang sering kali tidak dilaporkan atau bahkan diabaikan oleh korban. Kasus ini menjadi salah satu contohnya, di mana Brisia Jodie mengalami kekerasan dari mantan pacarnya namun tidak mengambil tindakan apa pun selama hubungan mereka berlangsung.

Dalam percakapan itu , Natasha Wilona bertanya “Kasarinnya verbal atau benar-benar langsung fisik?" tanya Natasha Wilona penasaran. 

"Langsung bum..bum..bum!!" ucap Jodie sambil mempraktikkan perbuatan sang mantan pacar padanya dulu.  Jodie menyebut jika mantannya itu pernah memukulinya di bagian kepala. Tak berhenti di situ, sang mantan kemudian menginjak kepalanya di tanah. "Iya, dipukul pernah bagian kepala," kata Jodie.

Pengakuan Jodie tersebut lagi-lagi membuat Natasha Wilona syok. "Ini seriusan? terus kamu nangis apa kamu lawan balik Jod?" sahut Natasha Wilona. "Nangislah, masak aku lawan," jawab Jodie. Ternyata kekerasan fisik yang dialami Jodie tak berhenti sampai di situ.

"Pernah juga kayak mulutku itu diinjak pakai sandal yang ada tanah basahnya banyak gitu," tuturnya.

Kini setelah dirinya dikenal banyak orang, Jodie menyebut mantannya itu telah meminta maaf padanya. "Dia minta maaf, kirim DM (Direct Message) aku minta maaf banyak banget," tuturnya. "Dia buka cafe di dekat rumahnya, terus aku tetap promoin," terang Jodie. Jodie mengaku jika awalnya dia tak berani menceritakan apa yang dialaminya ini kepada keluarga. “Aku sebenarnya nggak pernah bisa cerita ini ke keluarga," lanjut Jodie.

Toxic relationship seperti yang dialami oleh Brisia Jodie sangatlah berbahaya dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan fisik korban. Dalam banyak kasus, korban kekerasan dalam hubungan percintaan merasa sulit untuk mengakhiri hubungan tersebut karena berbagai alasan seperti rasa takut, perasaan bersalah, atau bahkan merasa bahwa mereka pantas mendapatkan perlakuan buruk tersebut. (*)

Sumber berita: YouTube / Iwill Network 

Baca Juga: Heru Budi Mau Perbaiki RPTRA Kalijodo yang Diterlantarkan Anies, DPRD Minta Tak Ada Lagi Oknum yang Kelola

Load More