/
Senin, 08 Mei 2023 | 11:00 WIB
Dokter Boyke jelaskan tentang haid atau menstruasi yang tidak teratur. (Instagram @drboykediannugraha)

SuaraBandungBarat.id - Penting sekali bagi perempuan untuk mengganti celana dalam secara rutin, karena jika tidak dilakukan dapat menggangu sistem reproduksi dan mempengaruhi terhadap kehamilan. Begini penjelasannya menurut Dokter  Boyke.

Dokter Boyke menjelaskan bahwa bagi setiap perempuan wajib untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi agar tidak timbul penyakit seperti keputihan yang dapat menghambat kesuburan.

" Organ reproduksi itu menentukan untuk seseorang punya anak, jadi kalau kita tidak menjaganya dengan baik bisa timbul keputihan yang bisa menghambat kesuburan artinya perjalanan sel sperma ke sel telur itu terhambat karena keputihan tersebut, " jelasnya dikutip BandungBarat.suara.com dalam video TikTok Wish Boyke Women's Care, Senin, (08/05/2023).

Ia menyebutkan ideal mengganti celana dalam adalah dua kali dalam sehari dan tidak boleh mengenakannya bolak-balik karena dapat menyebabkan area sensitif perempuan berjamur.

" Minimal setelah mandi, jadi sehari dua kali dan ngga boleh dibolak balik pakainya karena itu bisa menyebabkan jamur, " ungkapnya.

Ahli seksolog ini menambahkan jika seorang perempuan menggunakan KB yang berbentuk spiral paling ideal memasang yang berjangka 4-5 tahun dan setiap tahunnya dilakukan chek up ke dokter minimal di USG.

" Pakai spiral itu artinya si wanita hanya untuk jarak 4 sampai 5 tahun, kalau pakai untuk 8 tahun waktunya kepanjangan dan si wanita itu juga lupa untuk pemeriksaan ke dokter terus tiba-tiba sudah terkena jamur dan sebagainya. Jadi, memang oke saja sekarang ada spiral yang diciptakann untuk 8 tahun, dulu hanya 3 tahun. Tapi jangan lupa setahun sekali diperiksa, minimal di USG untuk memeriksa apakah spiralnya ada disitu atau ngga. " tandasnya. (*)

Load More