SUARA BANDUNG BARAT - WHO merupakan organisasi kesehatan Dunia. Organisasi ini juga yang turut memantau status pandemi covid-19 yang melanda Dunia sejak tahun 2020.
Belum lama ini, organisasi kesehatan Dunia, WHO mengumumkan bahwa status darurat pandemi covid-19 berakhir secara global. Pengumuman disampaikan pada Jumat lalu.
Keputusan mencabut status darurat covid-19 dilakukan setelah pertemuan Komite Darurat WHO pada Kamis (4/5/2023). Komite tersebut memberikan rekomendasi agar WHO mendeklarasikan akhir dari darurat kesehatan publik global Covid-19.
Pandemi covid-19 diketahui telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun. Berikut informasi tentang berakhirnya status pandemi covid-19, dikutip dari akun tiktok EL JOHN Media.
Organisasi kesehatan Dunia atau WHO menyatakan bahwa pandemi covid-19 sudah tak lagi menjadi kondisi darurat kesehatan di lingkup global. Kabar ini disampaikan oleh Dirjen WHO, Tedros Adhanom secara virtual, pada Jumat, (5/5/2023) lalu.
Pengumuman WHO ini membuktikan bahwa negara-negara di seluruh Dunia ini berhasil menangani wabah corona atau covid-19 yang mulai terjadi sejak tahun 2020 silam.
Mulai dari karantina, gencar produksi vaksin, hingga berbagai penanganan lainnya.
Meski darurat covid-19 telah dicabut, WHO juga menegaskan bahwa virus corona atau covid-19 ini akan tetap ada di Bumi. Artinya, meskipun status pandemi sudah dicabut, WHO menyebutkan bahwa bukan berarti Dunia sudah bebas dari covid-19.
Hal ini karena virus covid-19 masih bisa menginfeksi manusia. Kabar ini mungkin menjadi informasi yang baik bagi banyak masyarakat, apalagi setelah tiga tahun lamanya masyarakat harus melakukan aktivitas secara terbatas.
Baca Juga: PSMS Tak Setuju Liga 2 Baru Start November
Akhirnya, setelah tiga tahun sejak 2020, pandemi ini telah dinyatakan berakhir.
Demikian kabar pencabutan status darurat pandemi covid-19 oleh WHO. Meski begitu, tetap diingatkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan. (*)
Sumber: akun tiktok EL JOHN Media
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Sinopsis The First Jasmine, Drama Kolosal Bai Lu dan Ryan Cheng Tayang 9 Juni
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto