Suara.com - Masyarakat seluruh dunia kini dapat bernafas lega lantaran pandemi Covid-19 atau virus Corona akhirnya resmi dinyatakan berakhir.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa Covid-19 dicoret dari darurat kesehatan global pada Jumat (5/5/2023).
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari New York Times, Jumat (5/5/2023) mewakili pihaknya mencabut status Covid-19 sebagai pandemi global.
Meski dicabut oleh WHO, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk selalu waspada dan menjaga kesehatan. Terlebih bahwa masih ada pasien Covid-19 yang tercatat.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 29 April 2023, kasus harian melonjak paling tinggi sejak lima bulan terakhir, serta lima rumah sakit dengan keterisian bed atau BOR mencapai lebih dari 50 persen pada bulan Mei 2023.
Kilas balik perjalanan Pandemi Covid-19 di Indonesia: Pemerintah nyatakan situasi darurat
Pandemi Covid-19 berdampak di segudang negara di dunia, tak terkecuali di Indonesia.
Adapun Covid-19 menunjukkan 'tajinya' pada Maret 2020. Sebelumnya, virus ini disinyalir kuat ditemukan pertama kali di Wuhan, Tiongkok pada Desember 2019.
Kemudian pada awal 2020, WHO mengumumkan status darurat dunia usai Covid-19 membunuh 212 orang di Tiongkok.
Baca Juga: WHO Cabut Status Kegawat Daruratan Covid-19, Indonesia Bersiap Menuju Endemi?
Presiden Joko Widodo mengumumkan patient zero alias pasien pertama virus Corona pada Senin (2/3/2022).
Kala itu, disinyalir kuat bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia, kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif Covid-19, sebagaimana yang diumumkan oleh Sang Presiden, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2022).
Kematian pertama akibat Covid-19 dan PPKM
Covid-19 menjadi masalah serius usai akhirnya menewaskan seorang di Indonesia pada Selasa (11/3/2020).
Kala itu, korban tewas adalah WNA, sebagaimana yang diumumkan oleh mendiang Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto pada Selasa (11/3/2020).
Berkat meningkatnya angka terinfeksi virus Corona dan banyaknya pasien yang meninggal dunia, pemerintah akhirnya harus mengambil keputusan berat untuk memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat dalam upaya penanganan Covid-19 dari 3 Juli hingga 20 Juli 2021.
Berita Terkait
-
WHO Cabut Status Kegawat Daruratan Covid-19, Indonesia Bersiap Menuju Endemi?
-
WHO Cabut Status Pandemi Covid-19 di Tengah Lonjakan Kasus di Indonesia
-
WHO Cabut Status Kegawat Daruratan Global Covid-19, Pandemi Sudah Berakhir? Ini Pesan Pakar Kesehatan
-
Setelah 3 Tahun, WHO Sebut Covid-19 Tak Lagi Jadi Kegawat Daruratan Global
-
Alhamdulillah! WHO Cabut Status Darurat Covid-19 di Dunia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap
-
Gandeng Lembaga Riset Negara, Pemkab Sumbawa Akhiri Polemik Komunitas Cek Bocek
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya