SuaraBandungBarat.id- Pemkab Bandung Barat segera melakukan perbaikan jalan di kawasan Batujajar, Pangauban dan Girimukti dalam waktu dekat.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan pada Dinas PUPR KBB Aan Sopian mengatakan, dari total panjang jalan yakni 7,3 kilometer sepanjang 4 kilometer diantaranya mengalami kerusakan.
"Total panjang jalan Batujajar, Pangauban hingga Girimukti total panjangnya 7,3 kilometer. Dari total panjang 7,3 kilo itu kondisi yang rusak kurang lebih 4 kilometer," katanya, Jumat (19/5/2023).
Ia menambahkan, untuk sementara pihaknya bakal melakukan perbaikan jalan sepanjang kurang lebih sekitar 1,6 kilometer terlebih dahulu lantaran anggaran yang tersedia terbatas.
"Dan untuk penanganan yang sekarang karena anggaran terbatas hanya Rp.4 miliar baru bisa ditangani 1,6 kilometer dengan jalan yang dibangun berupa beton," katanya.
Masih kata Aan, berdasarkan perencanaan awal jalan yang akan diperbaiki tersebut sebanyak empat titik terutama yang mengalami kerusakan yang cukup parah.
"Kebetulan di perencanaan awalnya hanya ada 4 spot atau titik. Titik pertama di STA 2000 sampai 2400 meter, kedua 3000 sampai 3200 meter," katanya.
"Sementara itu, titik ketiga STA 3700 sampai 4200 meter dan terakhir STA 4 4300 sampai 4800 meter. Total 1,6 kilo. 4 titik dalam satu ruas," imbuhnya.
Ia menyebut, sejauh ini pihaknya telah melakukan sosialisasi di desa Pangauban terkait adanya perbaikan jalan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Baca Juga: Perpanjang Kontrak Arif Budiyono, Direktur Olahraga Persis Solo: Dia Punya Potensi untuk Berkembang
"Kalau tidak banyak yang berubah dalam mekanismenya itu bisa running cepat. Apakah itu doping material atau pengiriman alat berat," katanya.
"Kalau dilihat dari RAB ini kita hanya gokus ke jalan saja jadi tidak membangun ke drainase.Kondisi kerusakan kurang lebih dari 4 kilo itu paing 50 persenan yang rusaknya," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi